Menko Luhut ungkap rahasia proyek LRT bisa berhemat Rp 300 miliar
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan nasionalisme. Salah satunya lewat program-program pembangunan yang sudah berjalan saat ini. Menko Luhut mengisahkan pembangunan infrastruktur LRT yang banyak menggunakan produk dalam negeri.
Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, mengatakan ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk menunjukkan nasionalisme. Salah satunya lewat program-program pembangunan yang sudah berjalan saat ini.
Sebagai contoh, Menko Luhut mengisahkan pembangunan infrastruktur LRT yang banyak menggunakan produk-produk dari dalam negeri.
"Jadi kenapa kita pakai barang dari luar, kalau bisa pakai barang dalam negeri," kata Menko Luhut di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu (11/8).
Menurut dia, dengan menggunakan lebih banyak produk dalam negeri, nilai kontrak tersebut dapat lebih hemat sebesar Rp 300 miliar.
"LRT itu, pertama kali ini di Indonesia, kita pakai semua bahan dalam negeri, lainya tidak mau, akibatnya mereka bisa menghemat Rp 300 miliar," katanya.
Selain itu, nasionalisme dapat ditunjukkan dengan mengoptimalkan semua sumber daya yang dimiliki bangsa ini demi kepentingan bersama serta kemandirian bangsa.
"Misalnya garam, kita mulai bangun itu. Nanti kita tidak impor garam lagi," tandasnya.
Baca juga:
Kemenhub kaji ulang pembangunan Pelabuhan Patimban dan kereta cepat Jakarta-Surabaya
Kementerian PU-PR alokasikan Rp 6 T renovasi sekolah dan kampus di 2019
Pakai bahan baku lokal, proyek infrastruktur PU-PR dipastikan tetap berjalan
Menko Darmin: Pembangunan infrastruktur baru 60 persen di 2019
Proyek bersejarah, Wika bakal renovasi Istana Presiden Niger
Gandeng PP Energi, anak usaha Pelindo III bangun tangki timbun BBM Rp 300 M di Bali
Optimalkan penggunaan teknologi, Pelindo III hemat anggaran hingga Rp 784 M