LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Luhut Soal Performa Gesits: Bunyinya Halus

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menjajal motor listrik buatan dalam negeri, Gesits. Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini pun mengaku bunyi mesin Gesits amat halus. Dia bahkan bergurau, saking halusnya bunyi Gesits, dia hanya mendengar suara dua rekannya di kabinet.

2019-08-31 10:45:00
Motor Listrik
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menjajal motor listrik buatan dalam negeri, Gesits.

Pantauan Merdeka.com, setelah menjajal Gesist ketiganya tampak tersenyum dan menampilkan wajah sumringah. "Gesits tadi saya coba. Paten," kata Menko Luhut, saat ditemui, di Monas, Jakarta, Sabtu (31/8).

Mantan Kepala Staf Kepresidenan ini pun mengaku bunyi mesin Gesits amat halus. Dia bahkan bergurau, saking halusnya bunyi Gesits, dia hanya mendengar suara dua rekannya di kabinet.

Advertisement

"Saya dengar suaranya Pak Budi sama Pak Airlangga," ungkapnya.

Pernyataan itu pun ditanggapi dengan ungkapan serupa dari Airlangga. "Saya juga cuma dengar suara Pak Menko dan Pak Budi. Ban ketemu aspal ada lah bunyinya," ujar Airlangga.

Meskipun kemudian, Airlangga mengatakan bahwa bunyi kendaraan juga penting jadi tidak boleh terlalu halus. Setting bunyi Gesits, kata dia, akan dilakukan seiring dengan tahap perkembangan motor listrik buatan anak negeri tersebut.

Advertisement

"Nanti saja kita bertahap," katanya.

Sementara Budi Karya, tidak berkomentar banyak meskipun juga tampak puas. Dia hanya memberikan komentar pendek yang menunjukkan bahwa dirinya puas akan performa Gesist.

"Enjoy sekali," ujar Budi singkat.

Menko Luhut menggunakan kesempatan tersebut untuk mempromosikan produk kendaraan buatan dalam negeri. "Pokoknya kita pakai sebanyak mungkin produk dalam negeri kalau boleh,"

Walaupun demikian, dia menegaskan pemerintah tentu memberikan kesempatan kepada investor yang membangun pabrik di Indonesia untuk mengimpor kendaraan listrik dalam kurun waktu tertentu.

"Tapi orang dia mau impor (motor listrik)selama dia pembangunan pabriknya, kita berikan. kita juga realistis lah. Nggak mungkin orang mau lakukan kalau nggak ada market-nya dia," tandasnya.

Baca juga:
Perkenalkan Kendaraan Listrik, Tiga Menteri Jokowi Konvoi di Monas
Luhut: PLTSa Putri Cempo Solo Jadi Percontohan Kota Lain
Luhut Bantah Ada Lahan Milik Prabowo di Ibu kota Baru
Luhut Tinjau Lokasi Pembangunan Masjid dari Putra Mahkota Abu Dhabi di Solo
Tinjau Sungai Citarum, Luhut Lihat Kualitas Air Masih Belum Bagus
Curhatan Para Menteri Pakai Mobil Tua, Mobil Sering Mogok hingga AC Mati
Luhut Sebut BPJS Kesehatan Perlu Perbaikan Sistem IT

(mdk/did)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.