Menko Luhut sebut Donald Trump masih sibuk bangun infrastruktur AS
Menteri Luhut mengungkapkan, dalam forum ekonomi dunia yang digelar beberapa waktu lalu di Swiss, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam pidatonya menyebutkan inovasi-inovasi yang harus dilakukan di negaranya termasuk pembangunan infrastruktur dan perbaikan birokrasi.
Pemerintah Jokowi-JK tengah gencar membangun infrastruktur di Tanah Air. Infrastruktur dibangun mulai dari jalan tol, bendungan hingga jembatan.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, manfaat dari semua pembangunan infrastruktur saat ini bisa dirasakan beberapa tahun ke depan.
"Dalam waktu 5 tahun menurut hemat saya Indonesia akan jauh lebih bagus dari sekarang," kata Menteri Luhut dalam Rapat Koordinasi Penyusunan Pagu Kebutuhan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2019 Kementerian Perhubungan di Ruang Mataram Gedung Karya Kemenhub, Kamis (1/2).
Menteri Luhut mengungkapkan, dalam forum ekonomi dunia yang digelar beberapa waktu lalu di Swiss, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam pidatonya menyebutkan inovasi-inovasi yang harus dilakukan di negaranya termasuk pembangunan infrastruktur dan perbaikan birokrasi.
"Kemarin kalau anda dengar pidatonya Trump dia masih bilang Amerika harus melihat infrastruktur dan akan melakukan perbaikan birokrasi, itu yang sudah kita lakukan 3 tahun lalu."
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Luhut juga meminta agar Kemenhub bisa mengelola anggaran seefektif mungkin demi kemajuan Indonesia, khususnya di bidang transportasi.
"Saya minta Kemenhub dengan anggaran Rp 48 triliun lebih buat efisien, efektif sehingga kita bisa betul memberikan cerminan bahwa Indonesia adalah negara yang profesional dan terbuka," ujarnya.
Baca juga:
Bos Bappenas ungkap alasan pembangunan terpusat di Jakarta
Retno Marsudi bertemu Menlu Timor Leste bahas pembangunan infrastruktur
Depan DPR, Menteri Basuki beberkan hasil kinerja PUPR selama 2017
Dapat subsidi Rp 129 M, ongkos LRT di Palembang cuma Rp 5 ribu per orang
Fakta anyar KA semicepat Jakarta-Surabaya hingga habiskan anggaran Rp 100 triliun