Menko Luhut Panggil Kepala BMKG, Minta Perbaiki Sistem Informasi Gempa dan Tsunami
"Kami menyiapkan rencana pengembangan sistem informasi gempa dan tsunami untuk lebih di tingkatkan teknologinya," kata Dwikorita.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memanggil Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati ke Kantornya, Jakarta. Ini dilakukan untuk membahas pembangunan sistem deteksi gempa bumi dan tsunami.
Dwikorita mengatakan, pihaknya diminta untuk menyiapkan sistem teknologi informasi terkait gempa bumi dan tsunami. Permintaan ini dilakukan mengingat beberapa waktu lalu Indonesia dilanda bencana seperti di daerah Lombok, dan Sulawesi Tengah. Sehingga ini diperlukan untuk mencegah jatuhnya banyak korban.
"Kami menyiapkan rencana pengembangan sistem informasi gempa dan tsunami untuk lebih di tingkatkan teknologinya," kata Dwikorita saat ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Kamis (23/11).
Sebelumnya, Menteri PPN/Bappenas, Bambang Brodjonegoro mengatakan, pembangunan sistem deteksi bencana ini nantinya akan diprioritaskan di setiap daerah yang rawan berdampak bencana. "Jadi ini akan menjadi bagian dari sistem manajemen nasional penanggulangan bencana," imbuhnya.
Bambang berharap, mengenai payung hukum manajemen bencana ini nantinya masuk ke dalam Peraturan Preresiden (Perpres). Sedangkan mengenai anggaran sendiri akan diatur masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.
"(Anggaran?) Nanti itu akan diatur karena sudah ada pasalnya di dalam undang-undang APBN," imbuhnya.
Baca juga:
Rapat Kerja Komisi V DPR Bahas Jatuhnya Lion Air JT 610
Pemerintah siapkan sistem deteksi gempa dan tsunami di tiap wilayah rawan bencana
Mandailing Natal dilanda cuaca ekstrem, BMKG imbau warga tetap waspada
Waspada hujan petir disertai angin kencang di Depok, Bogor dan Bekasi
BMKG prediksi Jakarta akan diguyur hujan hari ini
BMKG prediksi hujan lebat beberapa hari ke depan, waspadai angin kencang