Menko Luhut Minta Kepengurusan LPI Selesai Sebelum 15 Februari 2021
Alasannya, kata Luhut, pada tanggal 15 Februari 2021 mendatang akan ada pertemuan dengan para investor besar dunia. Acara tersebut dibuat oleh Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), Uni Emirat Arab.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan meminta pembentukan direksi atau BOD Lembaga Pengelola Investasi Indonesia (LPI) harus selesai dalam waktu dekat. Luhut memperkirakan pengumuman para direksi LPI akan dilakukan paling lambat pekan depan.
"Saya pikir paling lambat pekan depan," kata Luhut dalam dialog bertajuk Tantangan dan Optimisme Investasi 2021, Jakarta, Rabu (3/2).
Alasannya, kata Luhut, pada tanggal 15 Februari 2021 mendatang akan ada pertemuan dengan para investor besar dunia. Acara tersebut dibuat oleh Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), Uni Emirat Arab.
"Tanggal 15 mereka (LPI) akan ada promosi yang diatur oleh ADIA, United Emirat Arab. Ada beberapa fund besar yang akan diundang," kata Luhut.
Maka, direksi LPI harus segera rampung sebelum pelaksanaan acara tersebut. Sehingga Indonesia sudah siap ketika ada investor yang akan memberikan pendanaan dalam acara itu.
"Makanya harus selesai organisasinya, karena nanti kalau orang mau bilang investasi sekian, gimana?," ungkap Luhut.
Meski begitu Luhut enggan memberikan bocoran siapa saja yang bakal mengelola lembaga pengelola investasi pertama di Indonesia. "Kalau CEO-nya saya belum elok (kalau) membuka di sini," pungkasnya.
Baca juga:
Tanggapan Menko Luhut soal Indonesia Diserbu Investasi Asing
Menko Luhut: Indonesia Tak Lagi Kalah dari Vietnam dalam Tangkap Investasi Asing
Menko Luhut: Kita Terlambat Buat Lembaga Pengelola Investasi
Menengok Kemungkinan LPI Sumbang Modal ke Bank Syariah Indonesia
Jaga Eksistensi Swasta, Bappenas Diminta Dilibatkan dalam Proyek di LPI
Lembaga Pengelola Investasi Mulai Beroperasi di Kuartal I-2021