LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Luhut kebut perpres soal sampah

Menteri Luhut mengungkapkan akan segera merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait dengan persoalan sampah nasional. Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang bersih dari sampah plastik di laut, juga memiliki sungai yang bersih.

2018-07-03 19:59:35
Kementerian Maritim
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan akan segera merampungkan Peraturan Presiden (Perpres) terkait dengan persoalan sampah nasional. Hal ini sesuai dengan keinginan pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang bersih dari sampah plastik di laut, juga memiliki sungai yang bersih.

"Begini, kita ini kadang-kadang sebelah mata. Sampah ini sekarang sudah masalah global dunia jadi finalisasi masalah perpresnya supaya tidak ada lagi yang (membuang sampah). Jadi semua kementerian terkait termasuk juga Kementerian Keuangan karena itu perlu pendanaan besar juga dari APBN," ujarnya di Kantor Maritim, Jakarta, Selasa (3/7).

Meski demikian, Luhut tidak menjelaskan secara detail mengenai besaran anggaran yang diajukan melalui APBN nantinya. "Kita belum tahu, tapi kalau sudah tahu pasti besar jadi sampah itu bagian daripada juga pembangunan. Kita buat sampah itu bisa punya uang," imbuhnya.

Advertisement

"Ini kan baru selesai finalisasi Perpresnya saya liat. Jadi perpresnya dulu baru kita ajukan anggaran di 2019," tambahnya.

Meski demikian, Luhut memastikan akan mencoba mengajukan anggaran pada tahun ini untuk permasalahan sampah plastik terutama yang ada di Bali. Hal itu penting mengingat pelaksanaan IMF-Word Bank akan digelar Oktober mendatang

"2018 kita mungkin akan ajukan anggaran khusus mengenai itu karena enggak bisa ditunggu-tunggu juga sih. Seperti Bali masalah sampah plastik jangan sampai pada IMF karena Bali kan pantai itu sudah banyak yang kotor jangan sampai enggak jadi tourist destination," jelasnya.

Advertisement

Terakhir, Mantan Menko Polhukam ini juga menginginkan, agar nantinya sampah-sampah yang dihasilkan tersebut dapat dimanfaatkan menjadi bio disel. Dengan demikian, sampah tersebut dapat dimanfaatkan dengan baik.

Baca juga:
Fahri Hamzah kritik tiang LRT terlalu tinggi, ini penjelasan pemerintah
Ini inti masalah manajemen dan karyawan Garuda Indonesia
Menko Luhut minta anggaran Rp 300 miliar untuk tahun 2019
Begini prospek terbaru pembangunan LRT Jabodebek
Saat Menko Luhut kagumi desain Bandara Kertajati

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.