Menko Luhut Jelaskan Alasan Indonesia Masih 'Seksi' di Mata Investor
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, membeberkan beberapa hal yang berpotensi menjadi daya tarik investor asing. Pertama adalah letak geografis Indonesia. Kedua, yakni jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 237 juta jiwa.
Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, membeberkan beberapa hal yang berpotensi menjadi daya tarik investor asing. Pertama adalah letak geografis Indonesia.
"Pertama, letak geostrategi kita di lintas silang dunia. Lebih dari USD 5,3 T trade yang lewat lalu lintas di sana," ujar dia dalam Webinar Investasi di Tengah Pandemi, Sabtu (25/7).
Kedua, yakni jumlah penduduk Indonesia yang mencapai 237 juta jiwa. Bukan hanya penduduk yang melimpah, Menko Luhut menyebut bahwa Indonesia negara kaya.
Bahkan setelah kekayaan alam Indonesia 'dirampok' berkali-kali, tak lantas menjadikannya miskin. "Indonesia super kaya. Kita dirampok banyak orang berpuluh-puluh tahun tapi masih kaya aja tuh," kata dia.
Selanjutnya
Namun, sekarang seharusnya tidak lagi seperti itu. Menurut Menko Luhut, kekayaan negara harus dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberi nilai tambah. Termasuk juga pemanfaatan teknologi juga harus digenjot sehingga bisa melakukan produksi di dalam negeri.
"Kita harus terlibat. Tidak boleh sekarang (sekedar) ekspor terus dapat uang," tutur Menko Luhut.
Terakhir, Menko Luhut menyebabkan investasi di Indonesia kini lebih mudah dengan adanya Omnibus Law. Di mana, nantinya regulasinya akan dipangkas sehingga lebih efisien dan selaras, serta tidak tumpang tindih dan menghambat perizinan.
Reporter: Pipit Ika Ramadhani
Sumber: Liputan6
(mdk/bim)