LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menko Darmin soal laporan Rizal Ramli terkait impor: Korupsinya di mana?

Darmin menjelaskan, impor yang dilakukan pemerintah selama ini bertujuan untuk menutupi kekurangan stok pangan di Tanah Air.

2018-10-23 16:20:22
Kemenko Perekonomian
Advertisement

Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli melaporkan dugaan impor pangan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku heran atas sikap Rizal Ramli.

"Kita impornya itu setahun paling tidak USD 180 miliar, terus korupsinya di mana?" kata Darmin di Istana Negara, Jakarta, Selasa (23/10).

Darmin menjelaskan, impor yang dilakukan pemerintah selama ini bertujuan untuk menutupi kekurangan stok pangan di Tanah Air. "Ya kalau (pangan) lebih harus bisa dijual, kalau kurang kita harus bisa beli," ucapnya.

Advertisement

Selasa (23/10) pagi, Rizal Ramli menyambangi gedung KPK. Dia melaporkan delapan dugaan tindak pidana korupsi di sektor impor pangan. Rizal Ramli meminta KPK untuk mengusut tuntas delapan dugaan tindak pidana korupsi tersebut. Menurut dia, korupsi di impor pangan akan berimbas buruk bagi ekonomi negara.

Berikut delapan dugaan tindak pidana korupsi impor pangan yang dilaporkan Rizal Ramli berdasarkan hasil audit BPK.

1. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor gula kristal putih tahun 2015 sampai dengan semester I tahun 2017 sebanyak 1.694.325 ton

Advertisement

2. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor gula kristal mentah sebanyak 108.000 ton

3. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan pelaksanaan impor beras kukus tahun 2016 sebanyak 200 ton

4. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor sapi tahun 2015 sebanyak 50 ribu ekor.

5. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor sapi tahun 2016 sebanyak 97.100 ton dan realisasi sebanyak 18.012,91 ton

6. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor beras tahun 2015 sampai dengan semester I tahun 2017 sebanyak 70.195 ton dengan realisasi sebanyak 36.347 ton

7. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan impor sapi sebanyak 9.370 ekor dan daging sapi sebanyak 86.567,01 ton

8. Dugaan tindak pidana akibat penerbitan persetujuan impor garam pada tahun 2015 sampai dengan semester I tahun 2017 sebanyak 3.355.850 ton dengan realisasi 2.783.487,16 ton.

Baca juga:
Bertemu komisioner KPK, Rizal Ramli laporkan 8 kasus korupsi impor pangan
Datangi KPK, Rizal Ramli laporkan korupsi terkait impor pangan
Ini beda pemerintahan Jokowi-JK dengan pendahulunya versi Menko Darmin
Pertumbuhan ekonomi hingga pengentasan kemiskinan jadi capaian 4 tahun Jokowi-JK
Data BPS catat produksi beras sepanjang 2018 capai 32,4 juta ton
Menko Darmin: Kalau tidak ada impor beras, tewas

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.