Menko Darmin sebut PTPN jadi penyebab harga gula naik
PTPN dan pemerintah daerah kurang koordinasi soal pasokan gula tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengungkapkan masalah distribusi gula dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) alami kendala teknis. Hal itu menjadi salah satu penyebab melonjaknya harga gula.
Darmin mengakui pemerintah masih menyerahkan pasokan gula dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut. Namun, kurangnya koordinasi dengan kepala daerah, banyak pasokan berhenti di gudang-gudang milik pemerintah.
"Kita juga sedang siapkan, Bulog juga mengerahkan semua kemampuannya untuk mengeluarkan semua gula yang ada di perkebunan. Ada masalah-masalah teknis yang tidak bisa dipindahkan begitu saja dari daerah satu ke daerah lain karena gubernurnya bilang daerah saya juga harus dijual, tidak bisa kan PTPN di sini," katanya di Jakarta, Rabu (15/6).
Darmin enggan merinci jumlah stok pasokan gula yang dimiliki PTPN. Namun, dia mengakui jumlah masih kurang ideal buat kebutuhan pasar yang ada.
"Artinya mungkin tidak ideal tapi ada di PTPN ya ada," katanya.
Darmin menambahkan kebutuhan awal pada pasokan gula pasir bakal terus meningkat. Secara psikologis, kata dia, kepanikan masyarakat ikut mempengaruhi jumlah kebutuhan secara total. Hal ini yang sangat mendasari pemerintah mengambil kebijakan impor gula dalam mendukung pasokan dalam negeri.
"Kalau yang namanya situasi sudah begini kalau orang percaya harga naik aturan 10 kg bisa membuat tenang, tidak bisa lagi itu harus 20 kg orang baru lebih tenang. Anda tahu psikologis itu membuat lebih banyak yang diperlukan oleh karena itu karena sudah terlanjur orang membayangkan akan naik, ya memang selain kita kumpulkan gula impor," katanya.
(mdk/sau)