Menko Darmin minta BUMN bawa UKM lokal naik kelas
Menko Darmin minta BUMN bawa UKM lokal naik kelas. BUMN memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar yaitu dapat menjembatani perekonomian kelas bawah dan atas. Menurutnya, perekonomian Indonesia belum melahirkan iklim usaha yang dapat diandalkan. Maka perlu sebuah jembatan yang tentunya adalah kewajiban dari BUMN.
Direksi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berkumpul malam ini di kantor pusat PT Pertamina (Persero). Berkumpulnya para direksi BUMN ini untuk mendengarkan arahan dari Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri BUMN Rini Soemarno.
Dalam arahannya, Menko Darmin mengatakan BUMN memiliki pekerjaan rumah yang sangat besar yaitu dapat menjembatani perekonomian kelas bawah dan atas. Salah satunya dengan membawa usaha kecil dan menengah untuk naik kelas.
"Saudara-saudara, saya tidak tahu apakah ini Anda pikirkan atau tidak, sekarang banyak pihak yang mempertanyakan, kok masyarakat sekarang ada resahnya di bidang sosial dan macam-macam. Misalnya, di sektor usaha. Ini terus terang, UKM kita dari dulu, yang kecil ya kecil saja terus, (perusahaan) yang besar ya besar saja," ujar Menko Darmin di Jakarta, Rabu (25/1).
Menurutnya, perekonomian Indonesia belum melahirkan iklim usaha yang dapat diandalkan. Untuk itu, katanya, perlu sebuah jembatan yang tentunya adalah kewajiban dari perusahaan-perusahaan BUMN untuk menggairahkan perekonomian.
"Ekonomi kita tidak melahirkan usaha menengah, yang menyambungkan antara yang kecil dan besar. Jadi sebenarnya barangkali dalam hal seperti itu, BUMN bisa masuk, karena tidak selalu swasta tertarik mengisi banyak hal," katanya.
Baca juga:
Jokowi soal holding BUMN: Harus hati-hati, taati UU yang ada
PGN klaim industri nasional mulai melirik gunakan gas bumi
Jokowi ke bos BUMN: Saya enggak mau ada yang kena masalah lagi
Lahan nganggur bakal kena pajak progresif, ini kata Perumnas
Perumnas bangun 30.000 rumah di 2017, harganya ada yang Rp 195 juta
Penampakan ratusan bos BUMN kumpul di kantor Rini Soemarno
Lombok bakal punya sirkuit jalan raya pertama di dunia