Menko Darmin akui Tax Amnesty loyo di periode terakhir
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui kinerja program Tax Amnesty atau pengampunan pajak loyo di periode akhir. Namun, secara keseluruhan, dia tetap memberi apresiasi baik pada program andalan Presiden Joko Widodo ini.
Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution mengakui kinerja program Tax Amnesty atau pengampunan pajak loyo di periode akhir. Namun, secara keseluruhan, dia tetap memberi apresiasi baik pada program andalan Presiden Joko Widodo ini.
"Ya kalau kinerja cukup baik. Tapi memang tahap terakhir perkembangannya tak banyak lagi," ujarnya saat ditemui di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (31/3).
Anggota Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Donny Imam Priambodo mengatakan, pemerintah dituntut punya terobosan untuk menambal kekurangan dana tebusan. Di mana, dana tebusan yang ditargetkan pemerintah mencapai Rp 165 triliun.
"Karena ini sudah masuk dalam APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara)," tuturnya di tempat sama.
Donny mengingatkan Menteri Keuangan Sri Mulyani untuk memegang janjinya untuk bertindak tegas terhadap wajib pajak yang belum patuh dengan kewajibannya pada negara.
"Saya lihat menkeu mengatakan tahun ini tahun penegakan hukum, jadi yang tidak ikut Tax Amnesty dan memang dilihat ada potensi diperiksa, ya diperiksa."
Baca juga:
DJP: 2 penunggak pajak masuk upaya penyanderaan ikut Tax Amnesty
Bos BI jelang Tax Amnesty berakhir: Ini prestasi tinggi
Uang tebusan Tax Amnesty di DJP Jateng II tembus Rp 1,712 T
Antusias wajib pajak ikut Tax Amnesty
Curhat petugas pajak harus layani masyarakat di libur Nyepi