Menko Darmin akui inflasi Juni di atas harapan pemerintah
Menko Darmin akui inflasi Juni di atas harapan pemerintah. Besaran inflasi saat Ramadan ini, lanjutnya, juga masih lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu. Ke depan, Menko Darmin meyakinkan bahwa pemerintah akan terus menjaga inflasi pada tingkat rendah, khususnya pada sektor pangan.
Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, mengakui besaran inflasi Juni sebesar 0,69 persen di atas harapan pemerintah. Namun, besaran ini dinilai masih baik.
"0,69 persen itu ya agak di atas harapan lah itu. Tapi kalau dilihat year to datenya masih oke. Dia (inflasi) year on yearnya masih oke," ujar Menko Darmin saat ditemui di Kantornya, Jakarta, Senin (3/7).
Besaran inflasi saat Ramadan ini, lanjutnya, juga masih lebih baik dibandingkan tahun-tahun lalu. Ke depan, Menko Darmin meyakinkan bahwa pemerintah akan terus menjaga inflasi pada tingkat rendah, khususnya pada sektor pangan.
"Kelihatannya perumahan, kemudian pakaian, itu (penyumbang inflasi) yang paling tinggi baru kemudian pangan," tuturnya.
Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi Juni 2017, sebesar 0,69 persen. Inflasi tersebut naik 0,30 persen dari inflasi Mei sebesar 0,39 persen.
"Berdasarkan pantauan BPS di 82 kota pada Juni inflasi tercatat 0,69 persen. Hal ini masih dipengaruhi oleh naiknya sejumlah harga komoditas saat masa Lebaran," ujar Kepala BPS Suhariyanto di Gedung Badan Pusat Statistik, Jakarta.
Adapun inflasi pada tahun kalender adalah sebesar 2,38 persen. Inflasi tahun ke tahun (year on year/yoy) 4,13 persen.
Baca juga:
Inflasi Juni 0,69 persen, ini tanggapan bos BI
Bukan pangan, ongkos transportasi penyumbang terbesar inflasi Juni
Ada Ramadan, inflasi Juni tercatat capai 0,69 persen
BBM dan tarif listrik tak pengaruhi inflasi jelang Lebaran
Meski Ramadan dan Lebaran, Darmin harap inflasi Juni 0,39 persen
Pemerintah Jokowi punya aplikasi pantau harga pangan
Ada satgas pangan, BI prediksi inflasi Ramadan tak tinggi