Menko Airlangga: Program Kartu Prakerja Kurangi Angka Pengangguran
Berdasarkan catatannya, jumlah angkatan kerja yang bekerja sejak adanya program ini mencapai sekitar 62 persen. Angka ini meningkat dari sebelumnya hanya sekitar 49 persen.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut bahwa program kartu prakerja menjadi satu-satunya layanan digital menjadi trobosan kebijakan ekonomi, khusus di bidang ketenagakerjaan. Program ini diklaim mampu menciptakan lapangan kerja hingga kewirausahaan baru.
"Ini terlihat dari penerima Kartu Prakerja dari tidak bekerja menjadi bekerja," kata Airlangga dalam konferensi pers, Rabu (15/12).
Berdasarkan catatannya, jumlah angkatan kerja yang bekerja sejak adanya program ini mencapai sekitar 62 persen. Angka ini meningkat dari sebelumnya hanya sekitar 49 persen.
"Dari penerima kartu prakerja saat ini sudah bekerja atau menjadi wirausaha," ujar dia.
Di samping itu, jumlah yang menganggur juga tercatat mengalami pengurangan sejak kehadiran program ini. Dari 56 persen menjadi 39,8 persen.
Program Kartu Prakera ini juga terbukti mampu mengakselerasi inklusi keuangan. Tercatat sebanyak 28 persen penerima yang tidak memiliki rekening di e-walet sebelum mengikuti program, telah memiliki rekening e-walet setelah program.