Menko Airlangga: Penerapan PPKM Mikro dan Program Vaksinasi Bantu Pulihkan Ekonomi
Pemerintah sendiri telah memulai program vaksinasi Covid-19, dan sebagian sudah masuk dalam tahap kedua yaitu penanganan lansia dan pekerja publik. Program ini terus didorong agar kegiatan ekonomi bisa bergerak secara paralel.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto optimis dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro yang diperpanjang kembali mulai 9 hingga 22 Maret 2021 bisa pulihkan ekonomi nasional di kuartal I-2021.
"Kita berharap bahwa PPKM dan vaksinasi ini berjalan beriringan sehingga tentu akan menekan kasus lebih rendah, terutama fatality rate sehingga masyarakat bisa mempunyai confidence untuk berkegiatan ekonomi," kata Airlangga dalam Konferensi Pers Perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro, Senin (8/3).
Pemerintah sendiri telah memulai program vaksinasi Covid-19, dan sebagian sudah masuk dalam tahap kedua yaitu penanganan lansia dan pekerja publik. Program ini terus didorong agar kegiatan ekonomi bisa bergerak secara paralel.
"Apalagi pemerintah sudah memberikan kemudahan dalam bentuk PPnBM untuk otomotif dan kemudahan PPN untuk sektor properti," katanya.
Menko Airlangga mengatakan, pemerintah telah menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 5 persen. Target ini akan dicapai tergantung kepada perkembangan dan aktivitas masyarakat. Dia melihat dari segi mobility perekonomian sudah relatif baik.
Selain itu, aktivitas di sektor-sektor produktif juga sudah membaik. Saat ini tinggal momentum kemudahan di demand side, apakah bisa mendorong dari segi supply side.
"Kami berharap bahwa sektor supply-side secara bertahap akan bergerak terutama kalau di properti itu bisa mengangkat 174 backward dan forward linkages," ujarnya.
Harapan ke Industri Otomotif
Hal serupa juga diharapkan untuk sektor otomotif bisa mendorong industri industri lain seperti industri baja, kaca, ban perbengkelan dan yang lainnya.
"Jadi tentu namanya PPKM ini memerlukan waktu untuk melihat efek positif terhadap perekonomian. Kita melihat PPKM mikro sudah bisa menekan kasus aktif dan juga tingkat kesembuhan meningkat tentu kita masih punya PR terkait dengan tingkat confirm fatality rate," pungkasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)