Menko Airlangga: Pemerintah Terima 2.000 Laporan Terkait THR 2021
Menko Airlangga melanjutkan, dari 2.000 laporan tersebut sebanyak 692 laporan bersifat konsultasi. Kemudian sisanya sekitar 1.500 laporan bersifat pengaduan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, terdapat lebih dari 2.000 laporan terkait Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri tahun ini. Data tersebut berdasarkan laporan dari Kementerian Ketenagakerjaan.
"Laporan dari Kementerian Ketenagakerjaan di posko THR memang lebih dari 2.000 laporan," ujar Menko Airlangga, Jakarta, Rabu (19/5).
Menko Airlangga melanjutkan, dari 2.000 laporan tersebut sebanyak 692 laporan bersifat konsultasi. Kemudian sisanya sekitar 1.500 laporan bersifat pengaduan.
"Tentu nanti ditindaklanjuti dan juga tentunya ada hal-hal yang sesuai dengan surat edaran dari Kementerian Ketenagakerjaan diselesaikan secara bipartit antara perusahaan dan serikat pekerja," katanya.
Lebih lanjut, Menko Airlangga menegaskan, pemerintah terus mendorong dan memantau pembayaran THR. Termasuk memonitor jumlah uang yang beredar sebagai stimulasi untuk daya beli masyarakat.
"Sesuai dengan perencanaan awal bahwa sekitar Rp154 triliun uang beredar selama bulan Ramadan dan kita lihat laporan Bank Indonesia yang beredar ini memang kita harapkan menjadi stimulan daripada daya beli masyarakat," tandasnya.
Baca juga:
Minta THR ke Desa-desa, Camat Purwoasri Kediri Disanksi Turun Jabatan
Tak Cuma Hampers Isi HP, Nagita Bagi-bagi THR Uang Tunai dan Voucher Nginap di Hotel
Dapat THR, Ini Cara Tepat Ajarkan Anak Kelola Uang Berdasarkan Umur
Wakil Ketua DPR Minta Perusahaan Penuhi Kewajiban THR Pegawai
Perputaran THR Idulfitri Diyakini Jadi Momentum Keluar dari Resesi Ekonomi
Pemerintah Putuskan Sanksi Pelanggar Aturan THR Usai Lebaran