LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menkeu Catat Penarikan Utang per September 2020 Capai Rp784,7 T

Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan anggaran hingga September 2020 telah mencapai Rp784,7 triliun. Angka ini setara dengan 75,5 persen dari target perpres 72/2020 sebesar Rp1.039,2 triliun.

2020-10-19 15:04:37
Utang
Advertisement

Kementerian Keuangan mencatat realisasi pembiayaan anggaran hingga September 2020 telah mencapai Rp784,7 triliun. Angka ini setara dengan 75,5 persen dari target perpres 72/2020 sebesar Rp1.039,2 triliun.

"Likuiditas perekonomian kita cukup besar. Namun demand terhadap money terutama untuk kredit di perbankan masih rendah. Sehingga ketersediaan untuk SBN baik oleh sektor perbankan maupun yang lainnya itu cukup baik," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam APBN KiTa, Senin (19/10).

Dengan likuiditas yang cukup baik, lanjut menkeu, pembiayaan utang masih bisa dijaga yaitu 66,4 persen dari target perpres 72/2020. Atau Rp810 triliun dari Rp1.220,5 triliun.

Advertisement

Rinciannya, realisasi pembiayaan utang melalui SBN mencapai Rp790,6 triliun, tumbuh 139,2 persen yoy. Sementara pembiayaan utang melalui pinjaman yakni Rp20,1 triliun, terkontraksi 259,5 persen yoy. Lalu pemberian pinjaman realisasinya sebesar Rp1,4 triliun dan pembiayaan lainnya Rp0,2 triliun.

Selanjutnya

Adapun realisasi penerbitan SBN sesuai SKB I, hingga 13 Oktober 2020 telah mencapai Rp61,63 triliun. Terdiri dari SBSN Rp29,05 triliun dan SUN Rp32,58 triliun.

Advertisement

Sementara, realisasi penerbitan SBN sesuai SKB II, atau burden sharing untuk pembiayaan public goods, yakni sebesar Rp229,68 triliun. Angka ini setara 57,77 persen dari target Rp397,56 triliun. Kemudian untuk pembiayaan non public goods, realisasinya mencapai Rp91,13 triliun. Atau 51,48 dari target Rp177,03 triliun.

Kemudian, pembiayaan investasi masih dalam dalam proses senilai Rp27,2 triliun. Kewajiban penjaminan Rp0,4 triliun.

"Untuk PMN kita sudah on-track sesuai dengan jadwal pencairannya dan tumbuh 145,5 persen untuk membantu berbagai BUMN kita yang memang mengalami tekanan covid-19 maupun development mission yang cukup besar," kata menkeu.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.