LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menilik Potensi Ekonomi dari Penyelenggaraan Presidensi G20

Penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia berpeluang meningkatkan konsumsi dalam negeri hingga Rp1,7 triliun. Event internasional ini juga akan beri penambahan PDB yang diperkirakan mencapai Rp7,47 triliun, serta pelibatan tenaga kerja sekitar 33 ribu pekerja di berbagai sektor industri.

2021-12-19 13:30:00
KTT G20
Advertisement

Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebut, penyelenggaraan Presidensi G20 Indonesia berpeluang meningkatkan konsumsi dalam negeri hingga Rp1,7 triliun. Event internasional ini juga akan beri penambahan PDB yang diperkirakan mencapai Rp7,47 triliun, serta pelibatan tenaga kerja sekitar 33 ribu pekerja di berbagai sektor industri.

"Secara ekonomi, hal ini akan mendorong kepercayaan dari investor global untuk percepatan pemulihan ekonomi nasional," kata Menko Airlangga dalam keterangannya, Sabtu (17/12).

Selain memberikan keuntungan bagi pemulihan ekonomi nasional, Presidensi G20 di Indonesia juga berperan penting menjembatani keberagaman yang ada dalam Forum G20. Indonesia yang memiliki falsafah musyawarah dan mufakat diharapkan bisa menjembatani antar berbagai kelompok negara.

Advertisement

"Indonesia dan masyarakat dunia sedang menunggu Presidensi G20 Indonesia untuk mengambil kebijakan yang berwawasan ke depan, bersifat inklusif dan langkah-langkah yang konkret di luar narasi-narasi politik," ungkap Menko Airlangga.

Untuk itu, Menko Airlangga mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo mencita-citakan G20 sebagai platform kerjasama ekonomi dengan tiga sektor yaitu arsitektur kesehatan global, transformasi ekonomi melalui digitalisasi, dan transisi menuju energi yang berkelanjutan.

"Kita merasakan manfaat teknologi digital di berbagai sektor, dan tentunya kita akan terus mendorong sektor-sektor yang dapat menjadi mesin-mesin pertumbuhan baru sebagai nilai dari ekonomi digital sendiri," imbuhnya.

Advertisement

Indonesia diharapkan mampu melahirkan terobosan-terobosan baru, termasuk di sektor transisi energi bagi semua negara dengan mempromosikan adopsi teknologi yang terjangkau, mekanisme pembiayaan bersama, dan prioritas transisi energi yang berkelanjutan.

"Dalam upaya ini, kita akan melibatkan peran serta ilmuwan dan akademisi yang tergabung dalam Think 20 dan Science 20 yang ini diharapkan bisa memberikan kontribusi ke tiga bidang tersebut juga transisi energi," tuturnya

Menutup paparannya, Airlangga mengatakan bahwa Pemerintah terus mengharapkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pakar dan akademisi untuk memaksimalkan manfaat Presidensi G20 Indonesia sehingga dapat membantu pemulihan bersama.

Baca juga:
PKS Soal Wacana Koalisi PKB: Publik Perlu Diberikan Banyak Alternatif dalam Pilpres
Polemik Presidential Threshold, DPR Tegaskan Tak Ada Revisi UU Pemilu
Presidential Threshold yang Tinggi Picu Transaksional Pembentukan Koalisi
Dua Faktor yang Dapat Ubah Peta Politik di 2024
Cak Imin: Belum Ada Partai Bicara Pilpres 2024

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.