Menhub Sebut Penurunan Harga Tiket Pesawat Hanya Untuk Kelas Ekonomi
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menegaskan penyesuaian tarif batas atas (TBA) tiket pesawat sebesar 12 persen sampai 16 persen tidak berlaku menyeluruh. Di mana, aturan ini hanya berlaku bagi pesawat kelas ekonomi jenis jet.
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menegaskan penyesuaian tarif batas atas (TBA) tiket pesawat sebesar 12 persen sampai 16 persen tidak berlaku menyeluruh. Di mana, aturan ini hanya berlaku bagi pesawat kelas ekonomi jenis jet.
"Kita tetapkan penyesuaian tarif batas atas dengan penurunan antara 12 sampai 16 persen. Kalau dihitung rata-ratanya adalah 15 persen. Tetapi ini hanya berlaku bagi pesawat kelas ekonomi jenis jet, tidak termasuk jenis propeller," kata Menhub Budi seperti dikutip dari laman Setkab, Kamis (16/5).
Menhub menjelaskan bahwa penurunan TBA di angka 12 sampai dengan 16 persen tersebut telah memperhitungkan aspek keselamatan penerbangan.
Penyesuaian tarif batas atas tiket pesawat tersebut, menurut menhub, akan segera dilakukan dalam waktu dekat ini dan akan segera disosialisasikan kepada seluruh stakeholder penerbangan dan masyarakat.
"Pak Menko Perekonomian tadi memberi target kepada kami pada 15 Mei ini sudah selesai dilakukan perhitungan tarif batas atas yang baru. Untuk itu, kami akan bekerja keras untuk menyelesaikannya dan segera mensosialisasikannya," jelas menhub.
Menhub berharap, dengan diberlakukannya penyesuaian tarif batas atas yang baru ini, tarif tiket pesawat yang terjangkau oleh masyarakat dapat terwujud dan keberlangsungan industri penerbangan juga tetap terjaga.
Baca juga:
Aturan Penurunan Tarif Batas Harga Tiket Pesawat Terbit Malam Ini
Hilang Devisa Nasional Saat Tiket Pesawat Mahal
Antisipasi Kerugian, Agen Perjalanan Perbanyak Jual Tiket Luar Negeri
Tarif Batas Atas Turun, Harga Tiket Pesawat Terpantau Masih Mahal
TBA Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Sebut Maskapai Bakal Tutup Rute Sepi
Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Turun, Garuda Indonesia Pangkas Layanan ke Penumpang
Menengok Sisi Lain dari Mahalnya Harga Tiket Pesawat