Menhub Budi Tegaskan Seluruh Transportasi Massal di RI Diberi Subsidi
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan seluruh angkutan massal mendapat subsidi dari pemerintah. Hal ini menanggapi ujaran salah satu anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo, yang mengatakan bahwa subsidi LRT di Palembang dianggap buang-buang uang.
Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, menyatakan seluruh angkutan massal mendapat subsidi dari pemerintah. Hal ini menanggapi ujaran salah satu anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo, yang mengatakan bahwa subsidi LRT di Palembang dianggap buang-buang uang.
"Semua angkutan massal itu dapat subsidi dari pemerintah. Tidak ada yang tidak dapat," tegas Menteri Budi di Gedung DPR, Senin (3/9).
Sebelumnya, Bambang menyatakan subsidi LRT di Palembang tidak tepat sasaran karena yang menikmati hanya kalangan menengah atas.
"LRT itu tempatnya di bandara, bukan di terminal, bukan di pelabuhan, jadi yang naik kalangan menengah atas. Saya sangat keberatan kalau LRT di Palembang masih diberikan subsidi, harusnya subsidi diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan," demikian ujar Bambang.
Di sisi lain, Menteri Budi menambahkan bahwa LRT Jakarta juga mendapatkan subsidi. Begitu pula dengan kapal ternak hingga tol laut.
"LRT Jakarta subsidinya Rp100-something (miliar), mendekati Rp200 miliar. Kapal ternak Rp40 miliar, untuk tol laut Rp150 miliar," tuturnya.
Khusus untuk tol laut, Menteri Budi berkata akan menambah jumlah subsidi menjadi Rp300 hingga Rp400 miliar. Hal ini karena dia menganggap keberadaan tol laut membantu perekonomian masyarakat.
Reporter: Athika Rahma
Sumber: Liputan6
Baca juga:
Menhub Budi Beri Sinyal Wajibkan Operator Angkutan Umum Pakai Kendaraan Listrik
Pegawai Dishub DKI Wajib Naik Angkutan Umum Setiap Rabu
Tutup Park and Ride Thamrin, Anies Minta Warga Parkir Kendaraan di Rumah
China Tertarik Bangun Ibu Kota Baru dan Kereta Sedang Jakarta-Surabaya
Kemenhub akan Survei Kepuasan Pelanggan Terkait Penyesuaian Tarif Ojek Online
Data BPS: Jumlah Penumpang Kereta Tembus 37,9 Juta Orang di Juli 2019
Jumlah Penumpang Angkutan Laut di Juli 2019 Turun 8,79 Persen