Menhub Budi: Operasional Pelabuhan Priok lancar meski ada aksi mogok
Menhub Budi mengatakan, sampai saat ini belum ada keluhan pengusaha mengenai tersendatnya pelayanan pelabuhan. Dia meminta pengusaha melapor kepada pihaknya apabila pelayanan di pelabuhan terganggu oleh karena aksi mogok tersebut.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengimbau Serikat Pekerja (SP) PT Jakarta International Container Terminal (JICT) untuk menyudahi aksi mogok kerja. Himbauan tersebut untuk menjaga pelayanan di pelabuhan tetap berjalan dengan baik.
Meski ada mogok kerja SP JICT, Menhub Budi memastikan operasional pelabuhan masih berjalan baik.
"Alhamdulillah, kemarin operasional masih berjalan dengan baik. Kita harapkan, operasi tetap jalan, dan saya mengimbau kepada SP juga untuk melakukan penghentian mogok. Karena ada suatu idealisme untuk bangsa, ini tempat vital. Sebaiknya tidak mogok. Tapi saya concern pelayanan harus tetap dilakukan," ujarnya di ruas tol Cibubur, Jakarta, Jumat (4/8).
"JICT itu kita serahkan kepada korporasi dengan SP-nya. Karena itu domain di luar kita. Jadi Kemenhub hanya pada lingkup bagaimana pelayanan berjalan baik," tambahnya.
Menhub Budi mengatakan, sampai saat ini belum ada keluhan pengusaha mengenai tersendatnya pelayanan pelabuhan. Dia meminta pengusaha melapor kepada pihaknya apabila pelayanan di pelabuhan terganggu oleh karena aksi mogok tersebut.
"Nggak ada, sampai sekarang enggak ada. Jadi kalau ada yang klaim, silakan ketemu saya. Saya akan all out untuk selesaikan pelayanan, karena kalau pelayanan itu objek vital. Keharusan pemerintah turun tangan. Tapi kalau urusan SP, itu urusan perusahaan dan bukan Pelni," tegasnya.
Menhub Budi menambahkan, pihaknya juga menggandeng beberapa stakeholders terkait di pelabuhan untuk menjaga pelayanan tetap terkendali. "Oleh karenanya kami melakukan komunikasi dengan stakeholders yang ada melalui syahbandar, jadi ada satu kerja sama dari tim di JICT yang masih ada, dengan PT-PT yang ada di sana," pungkasnya.
Baca juga:
Ini kata Menteri Rini soal mogok kerja SP JICT
Bos JICT: Kewajiban bonus karyawan sudah dibayarkan Rp 45 miliar
Bos JICT khawatir ada sabotase dalam aksi mogok pekerjanya
Menko Luhut: Gaji JICT Rp 36 juta, saya cuma Rp 19 juta per bulan
Direksi: Pengosongan terminal JICT merupakan keputusan bersama