Menhub Budi minta pembelian tiket bus dilakukan secara online
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut masih ada keraguan dari masyarakat ketika ingin menggunakan moda transportasi seperti bus. Menurutnya, selain harga tiket yang terbilang masih tinggi, secara sistem juga masih belum dapat dilakukan secara online.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut masih ada keraguan dari masyarakat ketika ingin menggunakan moda transportasi seperti bus. Menurutnya, selain harga tiket yang terbilang masih tinggi, secara sistem juga masih belum dapat dilakukan secara online.
"Di hari biasa tarifnya itu Rp 350 ribu. Kalau di hari Lebaran ini bisa Rp 520 ribu. Jadi naiknya 50 persen. Itu karena sistem ticketing yang belum online," ujarnya di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Selasa (19/6/20
Dalam kunjungannya ke Terminal Kampung Rambutan itu, Menhub Budi mengatakan bahwa tiket bus tarifnya tidak merata apalagi menjelang dan sesudah Lebaran. Maka dari itu, Kementerian Perhubungan akan menerapkan sistem ticketing online untuk moda transportasi bus.
"Dengan sistem tiket online, jadi masyarakat bisa tahu mereka dari rumah akan naik bus apa, Kurnia Bakti atau Budiman atau bus Kramatdjati," tambahnya.
Dengan adanya sistem tiket online tersebut, masyarakat akan semakin aman karena terintegrasi atau berhubungan langsung dengan korporasi bus terkait.
Baca juga:
Menhub Budi ungkap tiga titik ini rawan macet saat arus balik Lebaran 2018
Masyarakat diimbau hindari tanggal ini saat arus balik
Menhub Budi pantau arus balik lewat udara
Proses panjang hingga maskapai RI bebas terbang ke Eropa
Industri ini bakal moncer setelah larangan terbang dicabut Uni Eropa
Penggunaan motor untuk mudik turun 40 persen tahun ini