Menhub: Bencana alam banyak merusak infrastruktur transportasi
Menhub Budi mengatakan perlu langkah antisipasi terhadap bencana alam. Mengingat, Indonesia berada pada jalur Ring Of Fire yang merupakan pertemuan beberapa lempeng bumi.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan bencana alam dapat mengakibatkan dampak kerusakan terhadap infrastruktur, kerugian bidang ekonomi, sosial dan lingkungan. Salah satunya, prasarana transportasi merupakan bagian yang paling berpotensi mengalami kerusakan akibat bencana alam.
"Menurut BNPB kerugian akibat bencana alam sekitar Rp 40 triliun per tahun. Kerugian akibat bencana alam juga merusak beberapa infrastruktur di bidang transportasi," ujar Budi di Hotel Grand Mercure, Jakarta, Rabu (21/12).
Menhub Budi mengatakan perlu langkah antisipasi terhadap bencana alam. Mengingat, Indonesia berada pada jalur Ring Of Fire yang merupakan pertemuan beberapa lempeng bumi.
"Kawasan Ring Of Fire ini membuat kita berada di atas jalur gempa. Kita tidak boleh membiarkan bencana berlalu dengan dampak yang besar. Oleh sebab itu kita kumpulkan ahli untuk memberi pendapatnya pada hari ini," katanya.
Menhub Budi menambahkan ke depan standarisasi pembangunan infrastruktur akan ditingkatkan terutama pada daerah-daerah berpotensi terjadinya bencana alam seperti gempa.
"Akan ada suatu standar baru terutama bangunan yang menampung banyak masyarakat. Infrastruktur harus lebih bagus dan cara cara kita melakukan mitigasi juga harus dilakukan," pungkasnya.
Baca juga:
Sumarsono sebut Terminal Pulogebang akan disahkan pada 28 Desember
2017, Kemenhub bakal ambil alih pengelolaan Terminal Bus Tipe A
4 Fakta menarik di balik pembangunan tol layang Jakarta-Cikampek
Anies: Sudah 40 tahun rute kendaraan umum Jakarta tidak berubah
Ini resolusi 2017 Menteri Budi untuk layanan transportasi darat
Ubah ketahanan gempa sampai 8 SR, kontraktor MRT minta dana tambahan
Beroperasi 2019, MRT Jakarta dijanjikan berkelas dunia