Mengadu ke Dahlan, pilot Merpati malah merasa dianggap gembel
Setelah tak digaji sejak empat bulan lalu, mereka juga tidak bisa mencairkan dana Jamsostek.
Sudah jatuh tertimpa tangga. Penderitaan pegawai Merpati terus bertambah. Setelah tak digaji sejak empat bulan lalu, mereka juga tidak bisa mencairkan dana jaminan sosial tenaga kerja (Jamsostek).
Ivan Paltak Siregar, pilot Merpati, mengaku pihaknya sudah mendatangi Menteri BUMN Dahlan Iskan berharap jalan keluar. Sayang, Dahlan dinilainya bersikap tak acuh.
"Kita ke Pak Dahlan dan kita dianggap kaya gembel aja, tidak ada tempat buat kita. Ini kan perusahaan pemerintah dan masa dia diam aja," ucap Ivan di Jakarta, Senin (1/4).
Ini membuat Ivan menyesal bergabung dengan Merpati. Padahal, banyak maskapai yang menawarkan dirinya untuk bergabung dahulu.
"Dulu saya banyak piihan engga Merpati saja. Tapi ketika saya bicara sama istri katanya pilih BUMN saja karena terjamin dan lebih pasti. Tapi sekarang kita enggak nyangka BUMN bisa seperti ini."
Dia mengungkapkan, dukungan hanya datang dari anggota komisi XI DPR-RI dari PDI Perjuangan.
Mengenai dugaan penggelapan iuran Jamsostek, Ivan menyebut saat ini hanya dibantu anggota DPR Komisi XI dari fraksi PDI-P. Sialnya, saat ini, parlemen sedang reses jelang Pemilu.
"Sudah beberapa kali ke Dahlan dan hasilnya zero. Kita sudah ke DPR-RI sedikit ada titik terang ditanggapi. Fraksi PDI-P sudah menyurati Kemenkeu. Kalau tidak dibayarkan hak normatif kami terpaksa ke polisi. Tujuan kami hanya minta hak kami dibayar."
(mdk/yud)