LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menengok prospek industri telekomunikasi internet broadband di Tanah Air

"Industri ini akan mengalami perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu sehingga kompetisi-pun kian ketat tapi tetap berpeluang," kata Presiden Direktur PT Link Net Tbk, Irwan Djaj.

2017-09-06 17:21:04
Pertumbuhan Industri
Advertisement

Industri telekomunikasi, khususnya internet broadband dan televisi berbayar di Indonesia diperkirakan akan terus berkembang menyusul dengan terus bertambahnya jumlah penduduk serta membaiknya perekonomian nasional.

"Industri ini akan mengalami perkembangan dan perubahan dari waktu ke waktu sehingga kompetisi-pun kian ketat tapi tetap berpeluang," kata Presiden Direktur PT Link Net Tbk, Irwan Djaja di Jakarta dikutip Rabu (6/9).

Menurutnya, internet broadband dan televisi berbayar sudah menjadi kebutuhan gaya hidup masyarakat, baik untuk urusan bisnis maupun hiburan.

Advertisement

Perseroan dalam upaya untuk memberikan kepuasan kepada pelanggan terus melakukan inovasi dan pengembangan jaringan, agar mampu bersaing dengan pesaing-pesaingnya dengan cara terus meningkatkan investasi jaringan.

Saat ini, katanya, perusahaan setidaknya sudah memiliki 1,075 juta pelanggan, baik yang digunakan di tempat tinggal maupun komersial tersebar di tujuh kota, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Medan, Bali, dan Batam.

"Ke depan perusahaan tetap akan berkonsentrasi untuk memasarkan produknya ke tempat tinggal dan korporasi yang dinilai masih terbuka luas," katanya.

Advertisement

Untuk pasar tempat tinggal, perseroan menawarkan produk internet berlabel FastNet, dan produk TV kabel berlangganan berlabel HomeCable. Sedangkan untuk pasar korporasi, perseroan menawarkan layanan data komunikasi berlabel DataComm, serta produk solusi korporasi lain seperti media sales, dan TV untuk Hotel.

"Kami akan terus membangun jaringan agar cakupan terus bertambah yang pada akhirnya bisa memberikan penambahan pelanggan di berbagai daerah di Indonesia," katanya.

PT Link Net Tbk (Link Net), didirikan pada tahun 1996 merupakan penyedia layanan via kabel yang terbesar di Indonesia, yang menyediakan layanan televisi berbayar dengan kualitas tinggi, koneksi broadband berkecepatan tinggi dan komunikasi data.

Link Net memiliki dan mengoperasikan jaringan kabel Hybrid Fiber Coaxial (HFC) dan Fiber-to-the Home (FTTH) yang menyediakan layanan akses internet berkecepatan tinggi untuk pelanggan-pelanggan ritel dan korporasi. Link Net juga mengoperasikan layanan televisi berbayar dengan berkolaborasi dengan PT First Media Television (FMTV).

Baca juga:
Jadikan RI pemain utama produk kesehatan dunia, Bayer tambah investasi Rp 500 M
Nasib 951.000 buruh di Riau terancam aturan lahan gambut
Idul Adha, Sinar Joyoboyo bagikan plastik halal ke Masjid Istiqlal
2018, Kemenperin fokus kembangkan industri untuk buka lapangan kerja
Kemenperin minta pajak dan bea masuk mobil listrik lebih rendah

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.