LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Menelusuri pengisian gas 3 kg yang dituding ada kecurangan

Setiap hari, mereka seolah dimata-matai.

2015-05-27 17:20:45
Gas Elpiji
Advertisement

Tidak hanya beras plastik yang meresahkan masyarakat akhir-akhir ini. Tudingan adanya kecurangan dan permainan nakal pegawai Pertamina dalam mengisi gas 3 kg menambah daftar keresahan warga. Tudingan itu berasal dari mantan Ketua Tim Reformasi Tata Kelola Migas Faisal Basri yang menyebut isi gas 3 kg tidak penuh alias masih menyisakan ruang 5-10 persen tiap tabung.

Untuk membuktikan tudingan tersebut, merdeka.com mencoba menelusurinya ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Ciputat, Tangerang Selatan. Ribuan tabung gas berwarna hijau tersusun rapi. Beberapa truk berukuran sedang, nampak menunggu muatan untuk kemudian segera bergerak menuju agen-agen gas mitra Pertamina.

Di SPBE tersebut, petugas Operasional SPBE, Subagio menceritakan, dalam sehari ribuan tabung gas melon diisi di SPBE itu. Pasokan gas untuk mengisi tabung 3 kg bukan dari pipa gas alam, melainkan dari truk Pertamina khusus berisi gas atau lazim dikenal LPG curah.

Advertisement

"Gas didrop, tidak ada yang pakai pipa. Jadi ditaruh ke penampungan dulu baru dipakai (untuk mengisi gas 3 kg). Sehari bisa dua truk, masing-masing truk 15 hingga 16 ton," ujar Subagio saat berbincang dengan merdeka.com di SPBE Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (27/5).

Dia melanjutkan ceritanya. Pekerjaan utama karyawan di SPBE itu hanya mengisi tabung gas yang sudah kosong. Dan tidak butuh waktu lama untuk mengisinya, hanya dalam hitungan detik.

Hitungan waktu pengisian tergantung juga dispenser yang digunakan. Jika umur dispenser yang digunakan tergolong masih muda, maka akan lebih cepat waktu pengisiannya. Namun jika alat yang digunakan berumur tua maka dibutuhkan waktu dua kali lipat lebih lama. Alat yang digunakan untuk mengisi tabung gas, sudah termasuk timbangan untuk mengukur berat dan isi tabung.

Advertisement

"Tabung gas yang kosong atau habis, langsung diisi di sini."

"Kalau di sini sekitar 8 detik (buat isi tabung 3 Kg). Tapi tergantung mesinnya juga sih. Karena ada mesin jadul juga, bisa sampai 15 detik," tambahnya.

Dalam satu hari, SPBE tersebut bisa memasok tabung gas 3 kg untuk 10-15 truk. Dengan asumsi masing-masing truk mampu menampung 460 tabung, maka minimal mengisi 6.900 tabung dalam sehari.

Dari penuturannya, sulit melakukan kecurangan dalam pengisian gas di SPBE. Setiap hari, mereka seolah dimata-matai.

"Pengawasan di sini dari Pertamina, di mana-mana kan ada kamera. Setiap bulan rekamannya diambil (sama pertamina)," jelasnya.

Tidak banyak pekerja di SPBE tersebut. Dalam satu hari hanya dua shift, yakni pagi sama sore. Masing-masing maksimal 15 orang. Terkadang hanya 10 orang karena ada yang terpaksa absen kerja dengan alasan kesehatan.

"Kerja begini kan kerja kuli pak. Jadi jaga kesehatan juga," keluhnya.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.