LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag ungkap paket deregulasi RI tertinggal dari negara lain

Kondisi ini membuat posisi fundamental ekonomi Indonesia tetap rawan dan memprihatinkan.

2015-10-19 12:37:23
Paket Kebijakan Ekonomi
Advertisement

Menteri Perdagangan Thomas Lembong mengingatkan pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia lebih waspada pada kondisi ekonomi saat ini. Jangan sampai terbuai dengan menguatnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) saat ini.

"‎Kalau secara fundamental saya bilang posisi Indonesia sangat rawan dan memprihatinkan," katanya dalam acara Rapat Kerja Nasional Kadin Indonesia bidang Perdagangan dan Hubungan Internasional di Hotel Pullman, Jakarta, Senin (19/10).

Dia menambahkan, rawannya ekonomi Indonesia karena pemerintah tertinggal dalam mengambil kebijakan deregulasi dan debirokratisasi. Pasalnya, beberapa negara lain telah melakukannya beberapa tahun silam.

"Saya lihat secara umum, kita (Indonesia) ketinggalan sekali. Terasa sekali. Jadi sekarang kita baru gembar gembor deregulasi, terus terang aja, negara seperti Turki atau Vietnam itu udah dari kemarin-kemarin. Sudah lama,"‎ terangnya.

Menteri Thomas‎ menambahkan, Istanbul dan negara lain sudah mulai menerapkan one stop shop dan national single window (NSW). Bahkan, mereka sudah membicarakan kebijakan tersebut dari tiga hingga empat tahun lalu.

"Lalu kita baru tahun ini," tegasnya.

Baca juga:
Pengusaha muda minta pemerintah konsisten jalankan paket kebijakan
Laju Rupiah menguat, sempat sentuh level Rp 13.491 per USD
Mendag: Bank Dunia prediksi bonus demografi RI berakhir di 2025
Di pasar bebas ASEAN, pemerintah harus lindungi produk dalam negeri
Genjot ekonomi, kemenlu gandeng pengusaha dalam proses diplomasi

(mdk/bim)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.