Mendag: Tidak ada keputusan impor meski harga cabai melonjak
Mendag memilih memprioritaskan pasokan cabai lokal untuk menekan harga.
Menteri Perdagangan Rachmat Gobel tidak ingin buru-buru membuka keran impor meski harga cabai melambung tinggi. Salah satu alasannya, beberapa wilayah di Indonesia mulai memasuki musim panen cabai.
"Itu memang masalah yang pelik ya, kita terus koordinasi dengan Mentan. Kita ingin berikan kesempatan kepada para petani dan saya lihat bahwa sudah ada wilayah-wilayah yang akan mulai panen cabai," ujar Rachmat di Jakarta Utara, Senin (15/12).
Mendag memilih memprioritaskan pasokan cabai lokal untuk menekan harga. Daerah yang mengalami surplus, pasokannya dialihkan ke daerah yang kekurangan pasokan. Dengan memaksimalkan cabai lokal, petani juga bakal memperoleh keuntungan.
"Tidak ada keputusan impor, karena kita cukup memberikan dorongan kepada petani-petani cabai itu untuk untung. Karena tahun lalu kan mereka nggak untung ya. Jadi dengan adanya ini, memberikan optimisme kepada para petani agar petani mau terus menanamkan cabainya," ucapnya.
(mdk/noe)