LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag sebut semua pendapatan ritel naik, tak ada daya beli menurun

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita membeberkan pendapatan perusahaan ritel di Tanah Air. Hal ini untuk membantah adanya perlambatan daya beli masyarakat. Menurutnya, kuatnya daya beli masyarakat dapat dilihat dari pertumbuhan pendapatan usaha ritel yang meningkat, baik secara pendapatan maupun laba bersih.

2017-08-16 21:56:06
Daya beli masyarakat
Advertisement

Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita membeberkan pendapatan perusahaan ritel di Tanah Air. Hal ini untuk membantah adanya perlambatan daya beli masyarakat.

"Siapa bilang (daya beli lemah). Di mana lemahnya. Darimana bukti (daya beli) lemah," ungkapnya di Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Rabu (16/8).

Menurutnya, kuatnya daya beli masyarakat dapat dilihat dari pertumbuhan pendapatan usaha ritel yang meningkat, baik secara pendapatan maupun laba bersih.

"Data yang dibuka dari perusahaan-perusahaan terbuka, semua naik. Matahari Departement Store itu kenaikan pendapatan 10,83 persen laba bersih naik 15,65 persen. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) naik 13,54 persen laba bersihnya turun karena ada ekspansi. Alfamidi pendapatan naik 18,47 persen. Ramayana Lestari pendapatannya naik 9,84 persen bahkan laba bersihnya naik 45 persen," jelasnya.

Sementara itu, usaha ritel lainnya seperti Ace Hardware pendapatan naik 18 persen dan laba bersihnya naik 37,64 persen. Pendapatan Mitra Adi Perkasa pun naik 15,76 persen dan laba bersihnya naik 278 persen.

"Sedangkan Hero Supermarket, pendapatannya turun sedikit, 3,88 persen, tapi laba bersihnya naik 258 persen," ujarnya.

Atas dasar itulah, Mendag Enggar membantah adanya perlambatan daya beli masyarakat Indonesia. "Tadi yang saya sampaikan. Mereka semua naik. Dimana lemahnya. Kalau penjualan baik bagaimana lemah? Semua realisasinya naik semuanya. Jadi tidak ada isu lemah," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Jaga daya beli masyarakat 2018, Jokowi anggarkan subsidi di pos ini
PKS kecewa pidato Jokowi tak singgung turunnya daya beli masyarakat
Mendag Enggar: Tidak ada satu pun penjualan toko ritel turun
Di Indonesia, penduduk yang belum menikah lebih bahagia
Penduduk Indonesia, makin tua semakin tak bahagia
Hari Belanja Diskon Indonesia targetkan transaksi Rp 20 triliun

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.