LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag minta pengusaha tak gentar hadapi persaingan ekspor

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak pelaku ekspor semakin bijak menghadapi persaingan ekspor komoditas antar negara. Dia menegaskan, meski terdapat beberapa kampanye negatif terhadap produk ekspor Indonesia, pengusaha tidak boleh melakukan hal yang sama kepada negara lain.

2017-08-23 12:32:26
Kemendag
Advertisement

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengajak pelaku ekspor semakin bijak menghadapi persaingan ekspor komoditas antar negara. Dia menegaskan, meski terdapat beberapa kampanye negatif terhadap produk ekspor Indonesia, pengusaha tidak boleh melakukan hal yang sama kepada negara lain.

"Bukan lagi negative campaign, tapi black campaign, dan apa yang dilakukan sudah lebih vulgar dan terbuka. Kita tidak boleh membalas dengan vulgar lagi, tapi harus dengan lebih santun," ujar Enggar di Kantornya, Jakarta, Rabu (23/8).

"Boleh menuding orang, tapi kita harus tunjukkan produk kita sendiri. Itu yang saya sampaikan pada waktu di Rusia. Saya bilang, kita the biggest and we are the best," tegasnya.

Seperti diketahui beberapa waktu lalu Parlemen Uni Eropa mengeluarkan resolusi terhadap kelapa sawit Indonesia. Resolusi tersebut menuduh industri sawit Indonesia memicu masalah deforestasi, degradasi habitat satwa, korupsi, pekerja anak dan pelanggaran HAM. Hal ini dianggap sebagai bentuk black campaign terhadap sawit Indonesia.

Enggar mengatakan, sebagai negara eksportir besar, Indonesia harus menjaga nama baik dengan tidak melakukan pembalasan yang sama. Sehingga produk Indonesia tetap diakui oleh dunia.

"Tidak mungkin kita sebagai produsen, eksportir terbesar mempertaruhkan nama baik kita dengan kualitas tidak baik. Justru dengan kita terbesar, pasti kita akan pertahankan eksistensi kita, meningkatkan kualitas kita," jelasnya.

Sementara itu, untuk mendorong ekspor terus meningkat pemerintah menginginkan pengusaha atau produsen kecil agar mampu meningkatkan daya saingnya di bidang ekspor. Agar ekspor Indonesia mengalami peningkatan, bukan hanya dikontribusikan dari pengusaha besar.

"Kalau mau pergi ke rumah makan, pasti kita cari ke tempat yang ramai. Makin besar pelanggan maka dia akan dipercaya. Bagi yang kecil mereka akan susah payah. Tugas pemerintah membantu yang kecil dan menengah untuk bersaing," pungkasnya.

Advertisement

Baca juga:
Strategi Mendag Enggar kejar target ekspor nasional 5,6 persen
5 Fakta pabrik bahan lem tulang buatan anak bangsa pertama di Asia Tenggara
Pemerintah tawarkan 13 komoditas ini untuk dibarter dengan 11 Sukhoi Rusia
Material lem tulang pertama buatan anak bangsa dijanjikan lebih murah dari impor
HUT RI ke-72, Indonesia ekspor bawang merah ke Thailand Rp 100 M
5 Fakta pesawat buatan PTDI, diremehkan hingga dipakai banyak negara

(mdk/sau)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.