Mendag: Keyakinan Konsumen untuk Belanja Sudah Membaik
Indeks keyakinan konsumen ini naik jika dibandingkan April tahun lalu, di mana angka indeks hanya mencapai level 100 persen atau mengalami penurunan saat itu.
Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi menyebut bahwa indeks keyakinan konsumen per Mei 2021 sudah mencapai 104 persen. Artinya, keyakinan konsumen untuk berbelanja sudah membaik.
"Kita melihat bahwa indeks keyakinan konsumen per bulan Maret sudah menjadi positif, sekarang bahkan di bulan Mei sudah mencapai 104 persen, artinya keyakinan konsumen untuk berbelanja itu sudah menjadi baik," kata Mendag dalam Konferensi Pers Ketersediaan Bapok dan Stabilisasi Harga, Senin (5/7).
Indeks keyakinan konsumen ini naik jika dibandingkan April tahun lalu, di mana angka indeks hanya mencapai level 100 persen atau mengalami penurunan saat itu.
Mendag menjelaskan, indeks keyakinan konsumen bisa meningkat karena kegiatan ekspor impor terlihat sangat baik. Bahkan dari ekspor impor tersebut Indonesia mencatatkan surplus Rp10,8 miliar pada periode Januari hingga Mei 2021.
"Ini naik ketika dibandingkan dengan bulan April tahun lalu yang berada di bawah level 100 persen atau keyakinan konsumen menurun," katanya.
Di sisi lain, Mendag menilai pertumbuhan kegiatan perekonomian juga sangat baik. Dilihat dari beberapa indikator yang menunjukkan bahwa adanya peningkatan kepercayaan konsumen untuk membeli.
"Misalnya penjualan kendaraan bermotor, terutama roda dua dan roda empat kita bisa melihat dibandingkan dengan Januari, Februari, April, Mei tahun lalu itu kita bisa melihat pertumbuhannya sangat baik sekali," ujarnya.
Bahkan industri motor tumbuh 1.065 persen antara Januari hingga Mei 2021 jika dibandingkan periode sama tahun lalu. "Jadi kalau kita lihat misalnya pembelian mobil yang per tahunnya 1,1 juta, tahun lalu hanya 550.000 mobil, karena ini sekarang ini sudah double di Januari-Mei 2021 ini menunjukkan bahwa kita kembali trek penjualan mobil mencapai 1 juta," katanya,
Penjualan Ritel
Begitu juga dengan penjualan ritel sudah naik, pada bulan April tahun 2021 penjualan ritel mencapai 15,6 persen dibandingkan dengan April tahun lalu. Sama halnya dengan konsumsi listrik naik 16,6 persen dibandingkan tahun lalu.
"Dan konsumsi semen yang menunjukkan ilustrasi daripada sektor properti sektor daripada pembangunan kita juga naik hampir 15 persen atau 15,4 persen," pungkasnya.
Reporter: Tira Santia
Sumber: Liputan6.com
(mdk/idr)