Mendag Enggar Dipuji Soal Keberhasilan Perjanjian Dagang Internasional
Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengapresiasi langkah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait penyelesaian sejumlah perjanjian internasional di masa kepemimpinannya sebagai Menteri Perdagangan.
Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu mengapresiasi langkah Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita terkait penyelesaian sejumlah perjanjian internasional di masa kepemimpinannya sebagai Menteri Perdagangan.
"Kita semua tadi memberi selamat kepada Pak Enggar karena sudah banyak perjanjian perdagangan internasional yang kita memulai tapi tidak berhasil diselesaikan, diselesaikan di zaman Pak Enggar," kata Mari di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (11/3).
Menurut dia, keuntungan dari perjanjian-perjanjian perdagangan internasional tidak hanya sebatas pembebasan atau penurunan tarif ekspor impor. Investasi juga akan masuk sejalan dengan ditekennya perjanjian dagang.
"Di luar tarif banyak sekali keuntungan. Seperti investasi, move of nature and person seperti yang kita peroleh di Australia (lewat IA-CEPA), lebih besar keuntunganmya," jelas Mari Elka Pangestu.
Diketahui baru-baru ini, Pemerintah Republik Indonesia dan Pemerintah Australia secara resmi telah menandatangani Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).
Dalam perjanjian yang telah tersebut, Indonesia akan memangkas bea impor sebesar 94 persen untuk produk asal Australia bertahap. Sebaliknya 100 persen bea impor produk asal Indonesia yang masuk ke Australia akan dihapus.
Baca juga:
Mendag Soal Indonesia Masih Terjerat Impor: Kan Tidak Haram, Karena Penuhi Kebutuhan
Menteri Enggar Kumpulkan Mantan Mendag Bahas Kondisi Perdagangan RI
Pemerintah Siap Bantu, Generasi Milenial Didorong Memulai Wirausaha
Pengusaha Minta Pemerintah Tegas Larang Peredaran Minyak Jelantah
Mendag Enggar Beberkan Keuntungan Perdagangan Bebas Indonesia-Australia