LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag: Data Tunjukkan Stok Beras Surplus 7 Juta Ton, tapi Stok Bulog Kok Kosong

Untuk mengatasi lonjakan harga yang terjadi, maka dipilih lah berbagai cara. Mulai dari mengubah harga pembelian dari petani, hingga memutuskan untuk impor dari negara lain.

2022-12-08 18:16:00
bulog
Advertisement

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan menyebut bahwa stok cadangan beras pemerintah di gudang Bulog mulai menipis. Pemerintah katanya harus mengambil keputusan sulit dengan melakukan impor untuk menambah stok. Padahal, Indonesia tidak pernah melakukan impor beras dalam 2 tahun terakhir.

"Sekarang (harga) beras naik, tak mudah ambil keputusan (untuk impor) karena kita sudah 2 tahun gak impor beras gitu ya," kata dia dalam Rilis Survei Nasional Proyeksi Ekonomi Politik Nasional di YouTube Poltracking Indonesia, Kamis (8/12).

"Tetapi ini harus dilakukan, data memang (menunjukkan produksi beras) surplus 7 juta (ton), tapi stok Bulog-nya kosong, ada, bukan kosong, tapi gak banyak,” sambungnya.

Advertisement

Tak banyaknya stok beras Bulog ini membuat keyakinan terhadap kecukupan kebutuhan di Indonesia terganggu. Dengan begitu, mempengaruhi harga jual di lapangan.

Untuk mengatasi lonjakan harga yang terjadi, maka dipilih lah berbagai cara. Mulai dari mengubah harga pembelian dari petani, hingga memutuskan untuk impor dari negara lain.

"Kalau stok Bulog tak banyak itu confindencenya terganggu, harga bisa loncat-loncar, akhirnya kita rapat berkali-kali, 3 kali, 4 kali rapat. Kita cari agar dapat beli. Harga beras paling tinggi Rp8.200 per kilogram, kita ubah sekarang beli paling lebih Rp8.200 per kilogram boleh beli (dengan harga) Rp10.000 (ke petani)," tuturnya.

Advertisement

Langkah-langkah ini disebut sabagai cara pemerintah untuk mengendalikan harga beras. "Jadi betapa detail pekerjaan, akhirnya diputuskan, walaupun kurang enak, kita harus membeli persediaan beras di luar negeri agar harga di pasar bisa terkendali dengan baik," pungkasnya.

Bulog Impor 500 Ribu Ton Beras

Perum Bulog mendapat tugas untuk mengimpor beras 500 ribu ton guna mencukupi stok pangan hingga akhir 2022. Namun, Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso menyatakan, impor beras tersebut belum cukup untuk memenuhi target penguasaan beras 1,2 juta ton di penghujung tahun ini.

Dia menceritakan, proses impor beras di saat dunia tengah terjebak krisis pangan tidak mudah. "Mengimpor beras tak mudah hari ini. Tidak gampang. Beberapa negara menutup ekspor beras mereka. Kita harus pakai upaya khusus untuk mendapatkan," ujar Budi Waseso dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat bersama Komisi IV DPR RI, Rabu (7/12).

"Begitu putusan rapat (koordinasi terbatas, 8 November 2022), mengurus surat-surat persyaratan impor bilamana dilakukan Bulog itu waktunya lama. Ini jelas, ada faktanya," sambungnya.

Reporter: Arief Rahman Hakim

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.