LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mendag Agus soal Defisit Neraca Dagang RI: Secara Keseluruhan Lebih Bagus

Agus menyadari, tidak mudah membuat neraca dagang Indonesia setiap bulannya surplus. Apalagi, baru-baru ini mewabahnya virus corona asal China mengancam negara-negara berkembang tak terkecuali Indonesia.

2020-02-17 16:48:31
Neraca Perdagangan
Advertisement

Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto menilai defisit neraca perdagangan Indonesia Januari 2020 sebesar USD 864 juta cukup baik di tengah kondisi eksternal terjadi saat ini. Angka ini pun lebih bagus jika dibandingkan posisi defisit pada Januari 2019 sebesar USD 1,06 miliar.

"(Defisit neraca dagang) Yang ini overall lebih bagus dari tahun lalu, itu saja," kata dia ditemui di Jakarta, Senin (17/2).

Agus menyadari, tidak mudah membuat neraca dagang Indonesia setiap bulannya surplus. Apalagi, baru-baru ini mewabahnya virus corona asal China mengancam negara-negara berkembang tak terkecuali Indonesia.

Advertisement

"Ini kan ada situasi virus corona ya. Kita akan adjust kan. Ya memang ada dampaklah dengan situasi virus ini. Ekspor impor ini kita memang agak sedikit perlambatan," jelas dia.

Dia menambahkan untuk mencegah terjadinya defisit pemerintah akan merumuskan kebijakan kembali. Paling tidak dalam beberapa waktu ke depan pihaknya akan melihat situasi dan kondisi eksternal lebih dulu.

"Nanti kita lihat 1 bulan ke depan ya. Apa yang harus kita ambil langkah yang terbaik. Kita bicara situasinya dulu. Karena ini ekspor kita ada perlambatan karena Tiongkok ini memang sangat berpengaruh sekali terhadap neraca kita juga," sebutnya.

Advertisement

Neraca Perdagangan Defisit USD 864 Juta

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2020 mengalami defisit sebesar USD 864 juta. Defisit ini turun tipis dibandingkan dengan posisi Januari 2019 yang tercatat sebesar USD 1,06 miliar.

Kepala BPS, Suhariyanto, menyatakan nilai laju ekspor pada Januari 2020 tidak seimbang dibandingkan nilai impornya. Hal ini membuat neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit.

Di mana nilai ekspor sebesar USD 13,41 miliar atau turun 7,16 persen dari bulan sebelumnya. Sedangkan, impor tercatat sebesar USD 14,28 miliar atau turun 1,60 persen dari Desember 2019

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.