LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Membandingkan kondisi Rupiah saat ini dengan 1998

Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono, membeberkan beberapa data perbandingan ekonomi kini dan masa 1998. Menurutnya, ekonomi kini jauh lebih kuat dan sehat dibanding masa krisis parah 1998.

2018-09-23 19:00:00
Rupiah
Advertisement

Posisi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) masih bertahan dikisaran Rp 14.800-an per USD. Beberapa waktu lalu bahkan hampir menyentuh Rp 15.000 per USD. Hal ini pun membuat banyak orang membandingkan Rupiah dengan posisi krisis 1998.

Guru Besar Ekonomi Universitas Gadjah Mada Tony Prasetiantono, membeberkan beberapa data perbandingan ekonomi kini dan masa 1998. Menurutnya, ekonomi kini jauh lebih kuat dan sehat dibanding masa krisis parah 1998.

"Pada Oktober 1997 rupiah Rp 2.300, kemudian Januari melonjak Rp 15.000 per USD naik 6 kali lipat. Saat ini loncatnya dari Rp 13 400 ke Rp 15.000. Dari itu saja, kita paham, Rupiah sama sama Rp 15.000 maknanya berbeda," ujar Tony dalam acara Kafe BCA On The Road, Yogyakarta, seperti ditulis Minggu (23/9).

Advertisement

Selain perbandingan level Rupiah, Tony mengatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 1998 dengan 2018 jauh berbeda. Pada 1998 ekonomi Indonesia cenderung tidak tumbuh atau stagnan, sementara pada Semester I-2018 ekonomi tumbuh dikisaran 5,17 persen.

"Indikator ekonomi yang lain berbeda. Inflasi 1998 itu 78 persen. Inflasi sekarang 3,5 persen. Yang paling membedakan lagi jantung perekonomian indonesia yaitu perbankan. Hampir semua bank kolaps di 1998. BCA disuntik Rp 60 triliun. BCA tahun ini kira-kira labanya diatas Rp 20 triliun. Jadi cukup sehat," jelas Tony.

Dengan data-data tersebut, dia berharap masyarakat dapat memperoleh informasi bagaimana perbedaan Rupiah kini dan masa lalu. Sehingga, tidak lagi dihubungkan dengan potensi mengalami krisis. "Jadi sama sekali beda. kalau melihat Rp 15.000 ya memang sama dengan 1998. Tapi maknanya beda, underlying beda," jelasnya.

Advertisement

Baca juga:
Rupiah melemah, utang Indonesia sampai Agustus tembus Rp 4.363 triliun
BI apresiasi pengusaha Surabaya yang ramai-ramai jual Dolar
Bank Indonesia sebut Rupiah mulai masuk tren penguatan, ini faktor pendorongnya
Bank Dunia prediksi defisit transaksi berjalan RI 2,4 persen di 2018, ini alasannya
Rupiah kembali menguat tinggalkan level Rp 14.900-an per USD

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.