LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Mati listrik lagi, kapan bandara Soekarno-Hatta bisa maju?

Jika dulu Angkasa Pura II belum mempersiapkan cadangan listrik, sekarang pihaknya telah sigap menggantinya.

2012-09-25 07:21:00
bandara soetta
Advertisement

Pemadaman listrik tidak akan menimbulkan kerugian yang banyak. Lain halnya bila pemadaman tersebut terjadi di lokasi-lokasi vital seperti Bandara Soekarno-Hatta. Tak hanya perusahaan yang merugi banyak, penumpang juga dirugikan karena tidak bisa langsung terbang.

Bandara kelas internasional seperti Soekarno Hatta merupakan pintu masuk para masyarakat dunia maupun lokal dari dan menuju Indonesia. Maka operasional bandara ini sudah sepatutnya terjaga demi nama baik bangsa.

Soekarno-Hatta pernah mengalami pemadaman listrik dalam 4 bulan berturut-turut pada 2010. Tercatat sejak bulan Juli sampai Oktober listrik bandara telah padam lebih dari satu kali.

Advertisement

Berawal pada tanggal 21 Juli tahun 2011 listrik padam karena gardu induk Muara Karang terbakar, tanggal 6 Agustus karena kedipan listrik, tanggal 17 September karena mesin listrik bandara mati, dan 1 Oktober padam karena kurangnya pasokan.

Menteri BUMN saat itu Mustafa Abubakar langsung naik pitam akibat kejadian ini. Menurutnya pemadaman disinyalir karena sudah tuanya peralatan yang dimiliki PT PLN ataupun PT Angkasa Pura II.

"Kalau kami memberikan sanksi berat kepada manajemen, karena alatnya memang sudah tua. Makanya, apakah diberi sanksi atau tidak, kita lihat dulu apa penyebab matinya listrik. Saya sudah sangat tidak ada ampun kalau memang itu faktor SDM atau faktor manajemen," tuturnya di Jakarta, Jumat 1 Oktober 2011.

Advertisement

Kali ini tahun 2012 kembali terjadi pemadaman pada Soekarno Hatta. Pemadaman berawal pada tanggal 25 April, di mana saat itu PLN wilayah Tangerang melakukan pemadaman. Namun kejadian ini tidak berlangsung lama karena generator segera menyala.

Memang pada saat itu tidak terjadi gangguan teknis pada penerbangan namun aspek kenyamanan penumpang menjadi terabaikan. Suplai listrik dari generator tentu jumlahnya terbatas.

Akibatnya, banyak pendingin ruangan di bandara Soekarno- Hatta tidak menyala, sehingga penumpang dan karyawan di bandara merasa kegerahan. "Kalau penerbangan sama sekali tidak ada penundaan atau pembatalan," tegas Direktur Utama PT Angkasa Pura II (Persero), Tri S Sunoko, di Jakarta (25/4).

Kemarin, Senin (24/9) pemadaman kembali terjadi di bandara terbesar di Indonesia tersebut. Sekretaris Perusahaan Angkasa Pura II, Trisno Heryadi mengatakan bahwa terputusnya aliran listrik PLN ke Terminal 2 tersebut disebabkan adanya kebakaran di daerah Kosambi, Tangerang.

Dengan terputusnya aliran listrik tersebut, Trisno mengaku bahwa aktivitas penerbangan tidak terganggu meski pemadaman terjadi selama 30 menit. "Tidak ada delay, navigasi berjalan normal, komputer hidup, kita punya UPS, genset untuk mengcover operasional," ujar dia.

Trisno menjelaskan, saat ini Angkasa Pura II telah memiliki pusat stasiun listrik yang bisa mendukung saat pasokan listrik dari PLN terputus. Sistem tersebut, lanjut dia, bisa bertahan hingga 24 jam.

(mdk/rin)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.