Masuk tim kampanye Pilpres 2019, menteri diminta pintar bagi waktu
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap masuknya sejumlah menteri dalam tim kampanye nasional calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak sampai mengganggu kinerjanya di dalam sisa masa jabatan hingga 2019.
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani berharap masuknya sejumlah menteri dalam tim kampanye nasional calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) tidak sampai mengganggu kinerjanya di dalam sisa masa jabatan hingga 2019.
Sebab, dirinya khawatir jika masuk dalam tim kampanye, maka tugas sebagai menteri terabaikan. Sebab, dalam berkampanye terlebih untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) akan memakan banyak waktu.
"Saya sih khawatir tugas publik tidak tertangani. Soalnya timses (tim sukses) itu kan harus konsen," ujar dia di Hotel Veranda, Jakarta, Selasa (21/8).
Oleh sebab itu, dirinya meminta agar menteri yang masuk dalam tim kampanye capres-cawapres bisa mengatur waktu. Dengan demikian, tidak ada tugas sebagai menteri yang terabaikan lantaran sibuk kampanye.
"Tentunya pembagian tugas jadi penting ya. Yang penting semoga bisa bagi waktu, karena dua hal itu penting. Tugas negara sebagai menteri dan tugas sebagai timses. Tim di kementerian dan tim di politik harus sama sama bagus biar bisa beriringan," kata dia.
Namun demikian, pengusaha tidak mau mengambil pusing terkait hal ini. Menurut dia yang paling penting bagi pengusaha ke depannya pemerintah jangan lagi mengeluarkan aturan yang menimbulkan ketidakpastian di dunia usaha.
"Saya sih tidak terlalu pusing soal ini. Kita itu yang pusing kalau pemerintah bikin aturan yang aneh aneh. Yang timbulkan keresahan," tandas dia.
Reporter: Septian Deny
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
LSI Denny JA: Jokowi-Ma'ruf 52,2%, Prabowo-Sandi 29,5%, sisanya belum memutuskan
Rommy: Saya pastikan ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf bukan menteri
PPP sebut ketua tim pemenangan bakal dipilih Jokowi langsung
PKS minta Mahfud mundur dari BPIP jika gabung koalisi Prabowo
PSI: Mahfud MD tetap bantu Jokowi dengan cara sendiri tanpa masuk tim pemenangan