LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Masuk G20, RI Bisa Bantu Dorong Ekonomi Negara Berkembang

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasyid menekankan kalau Indonesia berhasil menjadi salah satu akselerator pertumbuhan ekonomi di kancah dunia. Alasannya, Indonesia jadi satu-satunya negara ASEAN yang jadi anggota The Group of 20 atau G20.

2022-11-14 17:57:26
Pertumbuhan Ekonomi
Advertisement

Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasyid menekankan kalau Indonesia berhasil menjadi salah satu akselerator pertumbuhan ekonomi di kancah dunia. Alasannya, Indonesia jadi satu-satunya negara ASEAN yang jadi anggota The Group of 20 atau G20.

Dia menekankan, dengan salah satu capaian ini, Indonesia mampu membantu pertumbuhan ekonomi di negara berkembang. Sehingga mampu bersanding dengan negara-negara maju di kancah global.

"Sebagai satu-satunya negara ASEAN yang menjadi anggota tetap G 20. Indonesia mampu mengadvokasi ekonomi negara maju dan berkembang di kancah global. Pada saat yang sama, Indonesia memiliki tradisi panjang dalam mengadvokasi berbagai suara di meja perundingan," ujarnya dalam B20 Summit Indonesia, Senin (14/11).

Advertisement

Dia menerangkan kalau Indonesia memiliki beberapa kelebihan. Misalnya, Indonesia sebagai produsen komoditas utama di dunia, kemudian menampung 95 persen lapangan pekerjaan yang berdasar pada UMKM. Di sisi lain, Indonesia juga sebagai negara yang memiliki 17.000 pulau.

"Dan meskipun Indonesia adalah ekonomi digital dengan pertumbuhan tercepat di Asia Tenggara, Indonesia juga menjadi rumah bagi 100 juta orang yang tidak memiliki akses perbankan," paparnya.

"Jadi bagaimana kita menjembatani perbedaan kita dan mendorong konsensus? Saya akan jujur, itu tidak selalu mudah, tetapi untuk nilai-nilai fundamental Indonesia yang memungkinkan kita untuk menjembatani perbedaan ini dan terus maju," tambah Arsjad Rasyid.

Advertisement

Seluruh keberhasilan ini bukan tanpa sebab. Arsjad menyebut ini bisa dicapai dengan dua konsep utama. Yakni, Gotong Royong dan Bhineka Tunggal Ika. Menurutnya ini bisa menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan selama 20 tahun terakhir.

"Kami telah berusaha keras untuk membawa rasa persatuan dan aksi kolaboratif ke tahun-tahun ini antara tahun-tahun sebelumnya dan tahun ini. Dengan dukungan semua orang yang terlibat. Saya yakin kami telah berhasil," bebernya.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Sri Mulyani: Ekonomi Global Sedang Rapuh, Kita Harus Tetap Waspada
Pemerintah Luncurkan Bali Kompendium, Pedoman Berinvestasi di RI
Pertumbuhan Ekonomi RI Masih Kalah Dibanding Malaysia dan Vietnam
Presiden Korea : Ekosistem Digital Harus Terbuka untuk Semua Orang
VIDEO: Menko Luhut: KTT G20 Bali Sumbang Rp 7,5 T Hingga Buka 33.000 Lapangan Kerja
Presdir EMTEK Alvin Sariaatmadja: Inovasi Teknologi Dorong Pertumbuhan Ekonomi

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.