Maskapai RI bebas tambah penerbangan ke Jeddah dan Madinah
Budi mengatakan, selama ini penerbangan dari Tanah Air ke Arab Saudi hanya 29 slot, namun menurut dia ke depan akan dibebaskan atau tidak terbatas (unlimited).
Maskapai penerbangan Indonesia akan menambah penerbangan dari Jakarta ke Jeddah dan madinah dalam dua bulan ke depan.
"Ini merupakan upaya yang intensif kerja sama antara aviasi dari Indonesia dan Arab Saudi," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi seperti ditulis Antara, Jumat (3/3).
Budi mengatakan, selama ini penerbangan dari Tanah Air ke Arab Saudi hanya 29 slot, namun menurut dia ke depan akan dibebaskan atau tidak terbatas (unlimited). "Paling tidak bisa 40 flight satu minggu," ujar Budi Karya.
Sebaliknya juga disepakati bahwa lima kota di Indonesia yaitu Jakarta, Surabaya, Bali, Makassar dan Medan akan tidak dibatasi untuk dikunjungi.
"Berikutnya adalah kita menambah tiga kota untuk dikunjungi selama tujuh kali satu hari yaitu Solo, Balikpapan dan Palembang. kita akan mendapat satu kota tambahan disana. Konsen saya adalah bagaimana mendapatkan unlimited yang di Jeddah dan Madinah," ujar Budi Karya.
Menurut dia, hal itu penting karena dibutuhkan banyak penerbangan untuk haji dan umroh sebab minat Muslim Indonesia untuk berwisata rohani maupun menunaikan rukun Islam yang kelima, yaitu naik haji sangat tinggi.
Sebelumnya dalam kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia menghasilkan 11 kesepakatan yang ditandatangani.
Baca juga:
Sejumlah penerbangan Bali terlambat karena kedatangan Raja Salman
42 Penerbangan terganggu akibat kedatangan Raja Salman
Selain Jakarta, masyarakat kini bisa pergi haji dari 3 kota ini
BPS: Jumlah penumpang pesawat turun di Januari 2017
Garuda Indonesia incar transaksi Rp 380 miliar dalam GATF 2017