Maskapai Amerika juga delay, penumpangnya tidak pernah ngamuk
Sesungguhnya pelayanan maskapai penerbangan di Indonesia sudah setara dengan pelayanan di luar negeri.
Di Indonesia, banyak kasus protes dari penumpang manakala maskapai penerbangan yang akan digunakan mengalami keterlambatan jadwal penerbangan atau delay.
Pengamat penerbangan Dudi Sudibyo menuturkan, sesungguhnya pelayanan maskapai penerbangan di Indonesia sudah setara dengan pelayanan di luar negeri, termasuk di Amerika. Delay pesawat yang terjadi di Indonesia juga kerap terjadi di luar negeri.
Menurut Dudi, delay pesawat disebabkan oleh banyak faktor yang akhirnya merujuk pada keselamatan. Maskapai akan melakukan apa saja untuk keselamatan walaupun itu menunda penerbangan.
"Delay mau bilang apa karena maskapai itu nomor satu keselamatan, kedua keselamatan, ketiga keselamatan," kata Dudi ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Rabu (30/10).
Namun yang membedakan penerbangan Indonesia dan luar negeri seperti Amerika adalah karakteristik penumpangnya. Penumpang Amerika tidak ada yang mengamuk hanya karena jadwal pesawat terlambat.
"Saya bahkan pernah di luar negeri tiba-tiba ada petugas yang menurunkan barang itu mogok kerja. Sekian pesawat tidak bisa terbang. Tapi yang baiknya stafnya itu ngasih tahu. Kita tidak tahu pesawat tertunda sampai kapan, tapi penumpangnya tidak ada yang marah," katanya.
Menurutnya, kuncinya terletak pada komunikasi kepada penumpang dan tingkat pemahaman penumpang.
"Kalau delay itu di sana juga ada. Tapi kalau delay kan ada standarnya, misalnya kalau lama kasih penginapan. Kita sudah begitu. Di Amerika delay ada makanan kaya kita juga. Kita penumpang enggak sabaran. Antre saja masyarakat kita engga mau," katanya.
(mdk/noe)