Marak teror bom, Bea Cukai tingkatkan kewaspadaan pada barang masuk ke RI
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan pada tempat strategis.
Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan meningkatkan kewaspadaan terkait barang barang yang masuk ke Indonesia. Hal tersebut merupakan upaya meredam aksi teroris yang marak terjadi pada belakangan ini.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi mengatakan, Bea Cukai bersama aparat penegak hukum meningkatkan kewaspadaan dan memperketat pengawasan pada tempat strategis.
"Saya mita kepada seluruh jajaran untuk mengantisipasi dan waspada, tetap dengan aspek pelayanan," kata Heru, di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Jakarta, Senin (14/5).
Menurut Heru, peningkatan kewaspadaan dilakukan pada barang di pelabuhan dan bandara, sebagai pintu masuk barang dari luar. Setelah kewaspadaan ditingkatkan, sampai saat ini belum ditemukan barang yang mencurigakan.
"Terutama memang bandara dan pelabuhan ya. Himbauan kita untuk seluruh jajaran saya. Belum (ada yang mencurigakan), semua masih aman yah," tuturnya.
Heru mengungkapkan, meski pengawasan terhadap barang masuk meningkat, tetapi instansinya tetap menjaga pelayanan tetap berjalan dengan baik, agar tidak terjadi kendala dalam kegiatan bongkar muat.
"Jadi memang tugas berat di situ, pada satu sisi kita waspada, di sisi lain tetap melayani dengan baik," tandasnya.
Reporter: Pebrianto Eko Wicaksono
Sumber: Liputan6.com
Baca juga:
Bea Cukai beri izin Kawasan Berikat ke perusahaan pengekspor rumput laut di Sulawesi
Bea Cukai Bandung gagalkan penyelundupan 1.953 butir ekstasi
Menteri Sri Mulyani pernah ancam bubarkan Ditjen Bea Cukai
Bea Cukai kembali wujudkan ekspor udang langsung dari Ternate
Bea Cukai Samarinda musnahkan ratusan ribu batang rokok ilegal & barang impor ilegal