LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Manfaatkan Tren, LPCK Pacu Penyediaan Rumah Tapak Hingga Logistik

PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), memastikan fokus kepada beberapa strategi untuk meraih pra penjualan sebesar Rp1,45 triliun yang dicanangkan pada 2022. Salah satunya, LPCK akan menjaga momentum pra penjualan dengan meluncurkan klaster baru rumah tapak berkualitas.

2022-09-27 09:56:18
Lippo Cikarang
Advertisement

PT Lippo Cikarang Tbk. (LPCK), anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR), memastikan fokus kepada beberapa strategi untuk meraih pra penjualan sebesar Rp1,45 triliun yang dicanangkan pada 2022. Salah satunya, LPCK akan menjaga momentum pra penjualan dengan meluncurkan klaster baru rumah tapak berkualitas.

Diperkirakan 60 persen pra penjualan LPCK akan berasal dari penjualan rumah tapak. LPCK juga fokus terhadap keunggulan operasional, memperbaiki tata kelola, dan transparansi.

Selain itu, meningkatkan penjualan produk komersial untuk mendukung penjualan rumah tapak di Waterfront Estates. Serta, LPCK juga akan mengembangkan dan menjalankan strategi segmentasi industri.

Advertisement

CEO LPKR, John Riady mengatakan, bahwa di kawasan industri Lippo Cikarang, sekitar 20 persen-30 persen pembeli mengembangkan lahan untuk kebutuhan pergudangan. Selanjutnya, pertumbuhan properti logistik juga didorong oleh kenaikan permintaan atas warehouse atau pergudangan.

"Pendapatan pra penjualan LPKR juga ditopang oleh LPCK melalui penjualan tanah industri, komersil, dan proyek rumah tapak Waterfront Estates," tegas John.

John Riady menambahkan bahwa permintaan lahan industri bertumbuh karena bisnis-bisnis yang telah berkembang melihat peluang melampaui pandemi Covid-19. Para pemain ekonomi digital yang tumbuh sangat cepat juga memperluas jaringan distribusi, gudang, pusat logistik, serta investasi-investasi lainnya.

Advertisement

Sebelumnya, Colliers Indonesia, dalam Market Insights yang dirilis baru-baru ini, mengatakan ada sejumlah aset utama yang akan menjadi tren di pasar properti Indonesia selama 12-18 bulan ke depan. Yaitu rumah tapak, township, logistik, dan pusat data.

"Pemilik tanah dan pengembang lokal yang memiliki land bank pada kelompok aset tersebut akan berada dalam posisi terbaik untuk menarik investasi baru baik asing maupun lokal," jelas Head of Capital Markets & Investment Services Colliers Indonesia, Steve Atherton.

Seperti diketahui, LPCK membukukan pra penjualan Rp641 miliar pada Semester I/2022 atau 44 persen dari target tahun 2022 yang sebesar Rp1,45 triliun. Kontribusi rumah tapak di Waterfront Estates berkontribusi paling besar pada Semester I/2022, yakni mencapai Rp361 miliar.

Kontribusi lahan industri sendiri sebesar Rp149 miliar. Pencapaian kinerja LPCK ini tentu saja berimbas positif kepada kinerja LPKR sebagai induk usaha yang memegang 84 persen saham LPCK.

Baca juga:
Riset JLL: Okupansi Kawasan Industri Cikarang Capai 93 Persen
JLL: Rumah Tapak dan Pergudangan Tunjukan Kinerja Stabil Selama Pandemi Covid-19
Bukukan Pendapatan Rp765 M, LPCK Raup Laba Semester I 2022 Rp383 M
Kawasan Industri Cikarang jadi Primadona Sepanjang Kuartal I 2022
Lippo Cikarang Rombak Dewan Komisaris, Ada Nama Didik J Rachbini
LPCK Catatkan Kinerja Pra Penjualan Kuartal I 2022 Rp330 M

(mdk/hrs)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.