LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Manajemen Lion Air tak kompak soal alasan pinjam uang AP II

Pihak manajemen kompak menepis isu yang menyebut kondisi keuangan perusahaan tengah terganggu.

2015-02-23 14:58:58
Lion Air Delay
Advertisement

Angkasa Pura II terpaksa memberikan dana talangan Rp 526 juta untuk mengganti tiket (refund) penumpang Lion Air setelah sejumlah penerbangan mengalami keterlambatan. Kejadian itu memicu anggapan terjadinya krisis keuangan dalam tubuh maskapai berlambang singa tersebut.

Namun pihak manajemen Lion Air buru-buru menampik jika saat ini sedang mengalami krisis keuangan. "Lion Air tidak ada masalah keuangan," ujar Direktur Umum Lion Air Edward Sirait di Gedung Lion Air, Jakarta, Senin (23/2).

Hal serupa juga ditegaskan Direktur Operasional Lion Air Kapten Daniel. "Kondisi keuangan kami tidak ada teguran, tidak ada sanski telat pembayaran," kata Daniel di tempat terpisah.

Advertisement

Namun, keduanya punya alasan berbeda untuk menampik isu itu. Edward beralasan pemakaian dana talangan dari AP II lantaran bank tutup pada hari Imlek. Setelah bank buka baru pihaknya menggunakan dana sendiri.

Pihaknya mempersilakan menanyakan kondisi keuangan maskapai pada otoritas bandara dan pihak Pertamina selaku rekanan untuk pengadaan bahan bakar.

"Pembayaran bahan bakar dan sewa pesawat dan kewajiban lain berjalan normal. Kami tidak ada masalah keuangan. Bisa cek di mitra kami, paling besar kan BBM, coba tanya di Pertamina," jelas dia.

Advertisement

Sementara Daniel punya alasan berbeda. Menurut pengakuan Daniel, pihaknya terpaksa 'meminjam' dana AP II karena sulit mencari dana tunai di pagi hari.

"Kita harus cari fresh money, dana talangan pagi-pagi di mana?" katanya.

Seperti diketahui, dari data Angkasa Pura II, biaya penggantian tiket penumpang korban keterlambatan Lion Air pekan lalu mencapai Rp 526 juta. Dana ini jauh di bawah besaran dana yang disiapkan AP II yakni sebesar Rp 4 miliar.

Rata-rata tiap penumpang mendapatkan dana pengembalian atau refund sebesar Rp 1,3 juta. Rinciannya Rp 1 juta untuk refund, Rp 300.000 dan Rp 40.000 untuk kompensasi keterlambatan.

(mdk/noe)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.