LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Makin parah, harga minyak dunia merosot di bawah USD 31 per barel

Minyak dunia diperdagangkan di USD 30,54 per barel.

2016-01-12 17:15:33
harga minyak dunia
Advertisement

Harga minyak dunia terus merosot di perdagangan hari ini, Selasa (12/1). Minyak mentah AS jatuh di bawah USD 31 per barel, memperpanjang aksi jual yang mendorong harga ke terendah dalam lebih dari 12 tahun di tengah kelebihan pasokan global, penguatan dolar dan permintaan lesu.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Februari turun 87 sen atau 2,77 persen menjadi diperdagangkan di USD 30,54 per barel pada sekitar pukul 06.30 GMT.

Patokan Eropa, minyak mentah Brent turun 98 sen, atau 3,11 persen, menjadi diperdagangkan pada USD 30,57 per barel.

Advertisement

Terakhir kali harga sangat rendah untuk WTI pada Desember 2003 dan pada April 2004 untuk Brent. WTI menyentuh terendah USD 29,66 per barel pada Desember 2003 dan Brent pada April 2004 mencapai USD 29,95 per barel.

Harga minyak mentah anjlok 10 persen selama pekan lalu karena investor semakin khawatir tentang kelebihan pasokan global dan pelemahan di pasar utama China, pengguna energi terbesar di dunia.

Potensi risiko geopolitik, termasuk meningkatnya konflik Arab Saudi-Iran, juga mempertahankan para pedagang terus cemas.

Advertisement

Penguatan nilai tukar USD juga membuat minyak yang di hargakan dalam dolar lebih mahal untuk pemegang mata uang lemah, juga merupakan faktor kunci dalam penurunan harga pada Selasa, kata analis.

"Penurunan ini terutama berasal dari meningkatnya penguatan dolar yang memberikan kontribusi terhadap sebagian besar pergerakan," ucap analis investasi, Phillip Futures Daniel Ang mengatakan kepada AFP.

Tetapi Ang mengaku tidak memperkirakan harga akan menembus batas dukungan psikologis USD 30 per barel. "Kita mungkin melihat beberapa 'bearish' dalam jangka pendek di mana harga bisa terus jatuh sedikit, tapi saya pikir mereka akan tetap sangat didukung di tingkat USD 30 per barel," katanya.

Pasar juga sedang menunggu pasokan minyak mentah dari Iran ketika sanksi-sanksi ekonomi Barat terhadap negara itu dicabut berdasarkan kesepakatan yang dicapai tahun lalu untuk mengekang program nuklir Teheran.

Ini bisa membawa satu juta barel minyak per hari ke pasar global yang sudah jenuh dalam beberapa bulan terakhir. "Bila Anda memiliki kelebihan pasokan, itu akan terus menekan turun pada harga," Ric Spooner, seorang analis utama di CMC Markets di Sydney, mengatakan kepada Bloomberg News.

"Para investor sedang melihat ke arah beberapa bulan yang sulit untuk minyak, terutama dengan rencana Iran untuk meningkatkan ekspornya. Kami cenderung melihat penurunan produksi pada harga ini, tetapi mereka mungkin membutuhkan beberapa bulan untuk mengalami hal itu."

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.