LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Luhut Siapkan Paket Wisata Domestik guna Minimalisir Kerugian Akibat Virus Corona

Luhut menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memberikan diskon tiket pesawat penerbangan ke tiga destinasi wisata yang mengalami penurunan jumlah wisatawan, seperti Bali, Sulawesi Utara, dan Bintan.

2020-02-10 18:39:00
Virus Corona
Advertisement

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan menyiapkan tiga paket wisata domestik untuk antisipasi menurunnya kunjungan wisatawan ke Bali, Sulawesi Utara dan Bintan akibat virus corona.

"Kita bikin dari kementerian pariwisata membuat paket-paket wisata untuk domestik, mengurangi kerugian inilah (virus corona)," tegasnya di Jakarta, Senin (10/2).

Luhut menjalankan instruksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang memberikan diskon tiket pesawat penerbangan ke tiga destinasi wisata yang mengalami penurunan jumlah wisatawan, seperti Bali, Sulawesi Utara, dan Bintan.

Advertisement

"Efektifnya saya nggak tahu, tapi saya kira segera, mereka sudah kerja kok, itu perintah presiden kemarin, dari pada kosong dikasih saja (diskon)," tandasnya

Luhut berharap wabah virus Corona tidak menjangkiti masyarakat Indonesia yang berimbas kerugian di sektor pariwisata.

"Kita belum tahu, kita hitung suspect banyak dari kemarin tapi kita harap janganlah," pungkasnya.

Advertisement

Erick Thohir Mulai Khawatir Virus Corona Bakal Hambat Investasi Asing ke RI

Menteri BUMN, Erick Thohir mengakui bahwa dampak virus corona yang ditemukan pertama kali di Wuhan, China bakal melebar sampai ke keputusan investasi asing di Indonesia. Pemerintah sendiri mulai was-was kalau penyebaran epidemi corona ini bakal menunda investasi asing yang sudah direncanakan masuk, terutama ke Indonesia.

Contohnya saja Uni Emirat Arab. Baru-baru ini, Kementerian BUMN mendapatkan komitmen investasi dari investor di Abu Dhabi. Namun jika virus corona tetap menyebar, dirinya tidak bisa memastikan apakah komitmen investasi tersebut bakal terus berjalan.

"Jelas hubungan dagang, investasi yang kemarin misalnya Indonesia dengan Abu Dhabi sudah teken USD 18 miliar, bisa saja berhenti. Kenapa? Orang Abu Dhabi kan nggak tahu di Indonesia aman atau enggak. Bisa saja investasi ini dihold," ujar Erick dalam sambutannya di Indonesia Healthcare Corporation Medical Forum, Senin (10/2).

Kesepakatan investasi yang telah dilakukan oleh Indonesia di Abu Dhabi ialah dengan Emirates Global Aluminium, yang teknologinya berasal dari China.

Tak cuma investasi. Menurut Erick, jika wabah Corona ini terus menyebar tanpa diiringi usaha pengobatan yang juga dikebut, maka dampaknya mungkin upaya membuka lapangan kerja juga akan terhambat. Pahitnya, kalau sampai supply chain terganggu, bisa-bisa target Indonesia menjadi salah satu kekuatan ekonomi Indonesia pada 2045 bisa buyar.

"Nggak hanya pure kesehatan (dampaknya), apalagi kita punya target pertumbuhan ekonomi 5 persen. Kalau ekonomi kita tergerus terus, nanti mimpi 2045 mau jadi kekuatan ekonomi dunia nggak akan tercapai," kata Erick.

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.