Luhut: Saya akan tanya presiden soal pengganti Arcandra di ESDM
Luhut mengaku belum tahu pengganti Arcandra di ESDM.
Plt Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Luhut Binsar Pandjaitan mengaku belum mengetahui bocoran kandidat kuat yang akan menjadi Menteri ESDM definitif. Sampai saat ini, informasi pengganti Arcandra Tahar belum didapatkannya dari pihak Istana.
"Belum ada info, saya akan tanya Presiden kalau soal itu," ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (16/8).
Luhut juga mengaku belum tahu berapa lama kekosongan kursi Menteri ESDM definitif akan terjadi. Dia menegaskan akan melanjutkan program-program strategis yang telah disusun oleh pendahulunya, Arcandra Tahar. Program itu terutama bertujuan menurunkan biaya pengembangan lapangan minyak dan gas (migas) yang sudah ada.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah resmi memberhentikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar pada Senin (15/8) malam di Istana Negara. Arcandra diberhentikan karena tersandung dugaan status dua kewarganegaraan yaitu Warga Negara Indonesia dan Warga Negara Amerika Serikat (AS).
Pencopotan Arcandra resmi diumumkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin (15/8) malam. Pencopotan tersebut diduga karena adanya polemik kewarganegaraan ganda.
"Menyikapi pertanyaan-pertanyaan publik terkait dengan status kewarganegaraan Menteri ESDM saudara Arcandra Tahar, dan setelah memperoleh informasi dari berbagai sumber, presiden memutuskan untuk memberhentikan dengan hormat saudara Arcandra Tahar dari posisi sebagai menteri ESDM," kata Menteri Sekretaris Negara Pratikno.
Baca juga:
Menko Luhut tak mau ambil pusing soal kewarganegaraan Arcandra
Menkum HAM bantah imigrasi kecolongan soal kewarganegaraan Arcandra
Senior Golkar pertanyakan Arcandra 'dicopot' Sesneg, bukan Jokowi
Soal Arcandra, Fahmi Idris minta Jokowi & pembisiknya tanggung jawab
Luhut sebut Arcandra tak beritahu Presiden punya paspor AS
Fahmi Idris: Arcandra beri kultum tentang akhlak dan iman
Luhut Panjaitan angkat bicara soal pemberhentian Arcandra Tahar