Luhut pastikan Inpex tetap garap Blok Masela
Luhut menegaskan, masih ada beberapa hal yang didiskusikan antara pemerintah dan kontraktor kontrak kerja sama blok tersebut. Namun, menurutnya, tetap ada progres mengenai rencana pengembangan blok gas tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan perusahaan migas asal Jepang, Inpex Corporation, tetap akan menggarap Blok Masela di Laut Arafura, Maluku. Menurutnya, saat ini progres pembangunan blok tersebut sangat bagus.
"Saya dapat laporan dari Arcandra (Wakil Menteri ESDM) masih bagus (progresnya)," kata Luhut seperti dilansir Antara, Selasa (22/11).
Luhut menegaskan, masih ada beberapa hal yang didiskusikan antara pemerintah dan kontraktor kontrak kerja sama blok tersebut. Namun, menurutnya, tetap ada progres mengenai rencana pengembangan blok gas tersebut.
"Ada angka-angka yang masih nego. Jadi jalan kok, karena tiga kali seminggu mereka ketemu," katanya.
Tersebar kabar bahwa Inpex akan keluar dari Blok Masela lantaran belum adanya kesepakatan mengenai insentif yang diajukan kontraktor ke pemerintah.
Permohonan insentif yang diajukan Inpex diantaranya tingkat pengembalian investasi (Internal Rate of Return/IRR) sebesar 15 persen dengan penambahan kapasitas dari 7,5 mtpa menjadi 9,5 mtpa.
Kemudian, moratorium kontrak yang seharusnya berakhir 2028 diperpanjang menjadi 2038. Dan ketiga, penggantian biaya (cost recovery) untuk studi yang dilakukan Inpex sebesar USD 1,2 miliar.
Luhut menargetkan pengembangan Blok Masela bisa segera dilakukan. Dia meminta agar rencana pengembangan lapangan (Plan of Development/PoD) bisa selesai dalam 8 bulan, sehingga konstruksi bisa dimulai 2019.
Baca juga:
Luhut optimis proyek Blok Masela bisa dimulai kuartal II-2019
Arcandra jadi Wamen ESDM: Program yang ada akan dilanjutkan
Luhut: Produksi gas Blok Masela tak akan dijual ke luar negeri
Usai bertemu Luhut, Ical tak mau ikut garap Blok Masela
Luhut bakal ajak Arcandra ke Jepang bahas Blok Masela
Menko Luhut lapor Jokowi: Perkembangan Blok Masela sangat baik
Selesaikan East Natuna, Luhut bakal tiru pengembangan Blok Masela