LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Luhut Optimis Ekonomi RI Tumbuh Positif di 2021

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis perekonomian Indonesia akan kembali tumbuh positif tahun depan. Sebab pemerintah telah berhasil menangani pandemi Covid-19.

2020-12-02 12:52:08
Luhut Panjaitan
Advertisement

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengaku optimis perekonomian Indonesia akan kembali tumbuh positif tahun depan. Sebab pemerintah telah berhasil menangani pandemi Covid-19.

"Saya optimis mulai tahun depan perekonomian Indonesia akan tumbuh positif. Saat ini, Indonesia bisa menekan pandemi Covid-19," kata Luhut dalam pembukaan 2020 International Convention on Indonesian Upstream Oil & Gas secara virtual, Jakarta, Rabu (2/12).

Salah satunya dengan penyediaan vaksin covid-19 untuk Indonesia yang diharapkan sudah tersedia bulan ini. Begitu vaksin telah tersedia di Indonesia, pemerintah akan segera melakukan vaksinasi pada tahun 2021 mendatang.

Advertisement

"Jika semua berjalan sesuai rencana, Insya Allah kami berharap pasokan vaksin Covid-19 sudah siap pada Desember 2020. Segera ditindaklanjuti dengan vaksinasi yang mahal di seluruh negeri pada 2021," imbuhnya.

Dia menjelaskan, sebagai dampak pandemi Covid-19, pertumbuhan PDB di Asia diperkirakan menyusut 2,9 persen pada 2020, khusus di ASEAN penurunannya sebesar 2,8 persen. Meski begitu, Luhut optimis kondisi ini akan segera berakhir.

Untuk itu, dia menawarkan kepada para pengusaha untuk mempertimbangkan Indonesia sebagai tempat investasi. Mengingat Indonesia merupakan negara dengan ekonomi terbesar di ASEAN, dan memiliki penduduk 273 juta orang dan PDB lebih dari USD 1 triliun.

Advertisement

Di hadapan para pengusaha, Luhut mengaku telah ditugaskan untuk melakukan penanganan penyebaran virus corona di 8 provinsi prioritas. Sebab provinsi-provinsi tersebut menyumbang lebih dari 70 persen kasus di Indonesia.

"Presiden telah menugaskan saya untuk mengkoordinasikan upaya ini khususnya di 8 provinsi yang mencakup lebih dari 70 persen kasus di Indonesia," tandasnya.

Baca juga:
Menkeu Harap Realisasi Anggaran PEN Meningkat untuk Dorong Pertumbuhan Kuartal IV
AFPI: Vaksin COVID-19 akan Beri Dampak Positif Pada Roda Ekonomi
Sri Mulyani Ungkap Persyaratan Agar RI Bisa Jadi Negara Maju
BI Sebut Ekonomi Global Tunjukkan Perbaikan Sejak Kuartal III-2020
Kemenko Perekonomian: Jika Kita Fokus ke Kesehatan Saja, Ekonomi Bisa Macet
Jalan Panjang Indonesia Keluar dari Negara Berpenghasilan Menengah

(mdk/azz)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.