LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

LPS Kaji Jaminan untuk Saldo OVO dan Go-Pay Cs

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah mengungkapkan, perkembangan penggunaan uang elektronik dan dompet digital diakui menjadi tantangan bagi LPS sebagai lembaga yang menjamin dana masyarakat di perbankan.

2019-07-31 15:07:57
LPS
Advertisement

Uang elektronik dan dompet digital seperti OVO dan Go-Pay saat ini marak digunakan oleh masyarakat. Mulai dari aktivitas pembayaran di toko hingga transfer antar sesama pengguna.

Ketua Dewan Komisioner LPS, Halim Alamsyah mengungkapkan, perkembangan penggunaan uang elektronik dan dompet digital diakui menjadi tantangan bagi LPS sebagai lembaga yang menjamin dana masyarakat di perbankan.

Oleh karena itu, dia menyebutkan LPS saat ini sedang melakukan riset terkait penggunaan transaksi non tunai menggunakan uang elektronik baik berbasis server dan berbasis kartu.

Advertisement

"Ini memang jadi tantangan LPS, kami juga masih melakukan riset seberapa besar dampak elektronifikasi ini dan bagaimana perilaku masyarakat dalam menyimpan uang," ujar Halim di kantor LPS, Jakarta, Rabu (31/7).

Adapun uang elektronik berbasis kartu yang diterbitkan oleh bank antara lain Flazz milik BCA, e-Money milik Bank Mandiri, TapCash milik BNI, Brizzi milik BRI, MegaCash milik Bank Mega dan Jakcard milik Bank DKI. Kemudian uang elektronik serta dompet digital berbasis aplikasi yang paling banyak digunakan adalah OVO, GoPay, LinkAja dan DANA.

Untuk riset tersebut LPS akan berkoordinasi dengan regulator terkait yaitu Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Hal ini karena kedua regulator tersebut sedang fokus pada masalah perizinan.

Advertisement

"LPS akan duduk bersama lembaga tersebut, karena harus dilihat juga keamanan dan dampak sosial yang ditimbulkan. LPS bisa menjamin uang elektronik ini asal mekanismenya sudah disesuaikan," ujarnya.

Menurut Halim saat ini, LPS masih sedang mengkaji bagaimana skema penjaminan untuk uang elektronik ini.

"Saya belum mendapatkan strukturnya nanti seperti apa, sekarang kan banyak uang elektronik yang disimpan di dompet digital. Kalau tidak dijamin lalu hilang bagaimana?," tutupnya.

Baca juga:
KPPU Selidiki Dugaan Monopoli OVO untuk Pembayaran Parkir Mal Lippo Group
Studi IMF: Uang Digital Datang, Uang Tunai Terancam Hilang
Luncurkan Aplikasi EDC, Aiqqon Terima Pembayaran Visa dan Mastercard
Cashbac Kasih Promo Pengguna Bulan Ini
Hasil Survei Dompet Digital Paling Banyak Digunakan Generasi Milenial
Bukopin Jadi Bank Swasta Pertama yang Bergabung dengan LinkAja

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.