LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
LIVE
  • News
  • Politik
  • Ekonomi
  • Artis
  • Trending
  • Tekno
  • Oto
  • Dunia
  • Gaya
  • Sehat
  • BolaSport
  • Foto
  • Video
  1. UANG

Literasi dan Inklusi Keuangan Jadi Tantangan Terbesar Perbankan Syariah di Indonesia

Direktur Utama Bank Mandiri Syariah (BMS) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Toni E.B Subari membeberkan tantangan besar bagi perbankan syariah di Indonesia, terlebih di tengah pandemi covid-19.

2020-09-25 12:40:31
Perbankan
Advertisement

Direktur Utama Bank Mandiri Syariah (BMS) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Bank Syariah Indonesia (Asbisindo), Toni E.B Subari membeberkan tantangan besar bagi perbankan syariah di Indonesia, terlebih di tengah pandemi covid-19.

Meski kinerja perbankan syariah tercatat positif, namun literasi dan inklusi keuangan syariah dinilai masih kurang, tercermin dari indeks literasi perbankan syariah yang masih 8,11 persen.

"Ini tantangan memberikan layanan, tantangan paling besar adalah literasi dan inklusi. Indeks literasi bank syariah baru mencapai 8,11 persen, sedangkan indeks inklusinya baru 11 persen," kata Toni dalam workshop virtual, Jumat (25/9).

Advertisement

Sementara, indeks literasi bank konvensional mencapai 29,66 persen dan indeks inklusi sebesar 67,82 persen. Menurut Toni, tingkat literasi dan inklusi perbankan syariah yang rendah disebabkan oleh jumlah kantor cabang perbankan syariah yang belum sebanyak perbankan konvensional.

"Bank syariah ini tantangannya jumlah jaringan. Bank konvensional sudah memiliki 28 ribu-an jaringan, sementara bank syariah masih sekitar 2.300," ujarnya.

Advertisement

Perbandingan Layanan

Dengan jumlah jaringan berbeda, maka perbandingan pelayanan antara bank konvensional dan bank syariah juga tidak bisa disamakan. Satu kantor bank konvensional bisa melayani 9.297 nasabah, sedangkan satu bank syariah melayani hingga 115.780 nasabah.

Lebih lanjut, perbedaan jumlah jaringan tersebut juga tak lepas dari faktor usia perbankan. Bank syariah tergolong bank yang masih muda. Jika bank konvensional tertua berusia 125 tahun, maka bank syariah tertua masih berusia 28 tahun.

Oleh karenanya, pihaknya akan terus meningkatkan kinerja agar tantangan ini bisa dilewati.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Kontak Tentang Kami Redaksi Pedoman Media Siber Metodologi Riset Workstation Disclaimer Syarat & Ketentuan Privacy Kode Etik Sitemap

Copyright © 2024 merdeka.com KLY KapanLagi Youniverse All Right Reserved.