Libur Lebaran: Pertamina waspadai Jawa Tengah, Sumbar, dan Lampung
Setiap tahun, wilayah tersebut langganan dipadati pemudik.
PT Pertamina (Persero) meyakini bakal ada peningkatan konsumsi BBM sepanjang Ramadan dan Idul Fitri 1437 Hijriah. Saat libur Lebaran, Pertamina mewaspadai sejumlah daerah, seperti: Jawa Tengah, Sumatera Barat dan Lampung.
"Kami sudah antisipasi," kata General Manager Marketing Operation Region 3 Jumali, di Jakarta, Jumat (3/6).
Menurutnya, setiap tahun, wilayah tersebut langganan dipadati pemudik.
"Jawa Tengah merupakan tujuan mudik, Sumbar ada tradisi Mudik Basamo. Para perantau dari Sumbar kalau lebaran, jalan macet apalagi di Bukittinggi sehingga konsumsi BBM sangat tinggi," ujar Jumali.
"Beberapa hal yang kami lakukan adalah membentuk posko satgas BBM dan elpiji, mulai dari pusat, kantor regional sampai ke terminal BBM."
Untuk memastikan ketersediaan stok, lanjut Jumali, pihaknya selalu melakukan monitoring di terminal BBM, SPBU atau agen elpiji. Kemudian menambah armada mobil tangki di masing masing terminal BBM.
"Mobil tanki ini urgen karena semuanya SPBU operasi 24 jam sehingga kami siap tambah stok," papar Jumali.
Pertamina juga menyiagakan mobil tangki BBM di sejumlah lokasi rawan macet.
"Di regional tiga ada 30 lokasi di daerah macet dan jalur wisata. Di regional 1 kami siapkan di Bukittinggi," ungkap Jumali.
Pertamina memproyeksi konsumsi Premium selama H-15 hingga H+15 lebaran naik sebesar 15 persen. Dari 71.906 kiloliter pada saat normal menjadi 82.496 kiloliter.
(mdk/yud)